Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Badung

Adi Arnawa menyampaikan bahwa perubahan APBD ini dilakukan untuk mengakomodasi berbagai perkembangan

istimewa
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Senin 11 Agustus 2025. Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Bupati Badung 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Senin 11 Agustus 2025.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti serta dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung IB. Surya Suamba beserta Pimpinan Instansi Vertikal dan OPD di Kabupaten Badung serta para Tenaga Ahli DPRD dan tenaga ahli Fraksi.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa dirinya menjelaskan Dokumen Penganggaran Daerah dan 1 Ranperda kepada DPRD Badung

Secara prinsip memang berdasarkan fakta di lapangan, bahwa itulah kondisi dan potensi dari Kabupaten Badung.

Baca juga: Bupati Badung Dampingi Gubernur Bali, Sidak Pembangunan di Kawasan Pantai Berawa

“Yang memang secara umum kita akan fokuskan pada infrastruktur dan mudah-mudahan apa yang kami sampaikan juga dari pihak Dewan juga gayung bersambut untuk bersama-sama bagaimana menata infrastruktur kita, di samping memang sekarang ini adalah terkait dengan masalah sampah juga. Sampah ini penting juga harus kita kelola dengan baik, karena seperti apa yang pernah saya sampaikan bahwa persoalan kita ada dua hal yang memang harus menjadi atensi kita yang prioritas saat ini sebagaimana yang kita dengar dari wisatawan yaitu masalah kemacetan dan masalah sampah,” ujarnya

Adi Arnawa juga menyampaikan bahwa perubahan APBD ini dilakukan untuk mengakomodasi berbagai perkembangan dan kebutuhan yang terjadi selama tahun anggaran 2025 yang sedang berjalan ini. 

Termasuk penyesuaian terhadap target pendapatan daerah, perubahan prioritas belanja, serta pembiayaan daerah, dan juga dalam upaya menyesuaikan kebijakan daerah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

“Berkenaan juga dengan menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2025 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/833/SJ tentang Penyesuaian Pendapatan dan Efisiensi Belanja Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2025. Dengan adanya pedoman dan peraturan yang jelas, serta partisipasi aktif dari Pemerintah Daerah dan DPRD, diharapkan APBD perubahan dapat disusun secara efektif, transparan, dan akuntabel untuk mendukung pembangunan daerah,” imbuhnya. (Gus)

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved