Sponsored Content
Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama di Badung, Forpela Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama
Meski cuaca mendung, namun sejak pukul 06.30 Wita, peserta sudah memadati lapangan untuk melakukan registrasi.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Forum Perempuan Lintas Agama (Forpela) Kabupaten Badung menggelar kegiatan Jalan Sehat dan Senam kerukunan Perempuan Lintas Agama di Lapangan Umum Sading, Mengwi, Badung, Bali pada Jumat 31 Oktober 2025 pagi. Kegiatan ini diikuti ratusan perempuan dari berbagai majelis agama di Kabupaten Badung dengan penuh semangat dan kekompakan.
Meski cuaca mendung, namun sejak pukul 06.30 Wita, peserta sudah memadati lapangan untuk melakukan registrasi. Setelah itu dibuka dengan jalan sehat yang mengambil rute start dari Lapangan Sading menuju arah utara, kemudian kembali lagi ke titik awal.
Setelah jalan sehat, peserta melanjutkan dengan senam bersama yang dipandu instruktur senam. Suasana lapangan terlihat meriah dengan gerakan energik para peserta yang mengenakan pakaian olahraga warna-warni, disertai musik ceria yang menambah semangat pagi.
Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Badung Ir I Wayan Sukarya M.Ag yang membuka acara tersebut mengatakan, kegiatan kerukunan umat beragama merupakan gagasan dari FKUB Badung. Hanya saja eksekusi atau yang melaksanakannya adalah Forum Perempuan Lintas Agama Badung.
"Tujuan kegiatan ini untuk menjalin kerukunan antar umat. Mungkin melalui jalan santai dan senam ini umat yang menganut berbagai agama bisa berbaur dan bercengkrama sehingga keharmonisan dan kerukunan tetap terjalin," ucapnya.
Menurutnya kegiatan senam dan jalan santai Forpela baru dilaksanakan kali pertamanya, bahkan kini yang hadir sudah mencapai 300 orang. Meski baru pertama, namun kegiatan kerukunan sering dilaksanakan dengan kegiatan seminar dan yang lainnya.
Lebih lanjut Sukarya mengaku indeks kerukunan umat beragama di Badung sangat tinggi yakni mencapai 98,1 persen. Diakui tugas berat bagi FKUB selaku pengampu kerukunan, yakni untuk menjaga dan mempertahankan angka kerukunan tetap tinggi.
"Tingkat kerukunan saat ini mencapai 98,1 persen. Bahkan di Tahun 2025 tidak ada gesekan atau masalah antar umat beragama di Badung. Sehingga semua ini sangat perlu dipertahankan," imbuhnya sembari mengatakan rencana kegiatan ini dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ibu Yunita Oktami, S.E, namun beliau berhalangan hadir.
Selain kegiatan olahraga, Forpela juga melaksanakan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan kepada 19 kepala keluarga dari Kelurahan Sading serta masing-masing 5 kepala keluarga dari majelis agama yang hadir.
Kemeriahan acara ditutup dengan pembagian door prize yang disambut antusias oleh para peserta.
Bahkan diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai ajang mempererat solidaritas perempuan lintas agama serta mendorong gaya hidup sehat masyarakat di Badung. (*)
| Bupati Badung Hadiri Aksi Hijau Kejati Bali, Tanam Mangrove hingga Lepasliarkan Burung |
|
|---|
| Dukung UMKM Disabilitas, GOW Badung Bali Beri Bantuan dan Pesan 50 Tempat Tisu Karya Ketut Tirtayasa |
|
|---|
| Ikuti Retret Lemhannas di Akmil, Ketua DPRD Badung Tekankan Disiplin dan Integritas Pemimpin |
|
|---|
| Nyonya Yunita Alit Sucipta Buka Pelatihan Garnish dan Fruit Carving di Carangsari Badung Bali |
|
|---|
| Simposium Nasional Kependudukan 2026: Transformasi Kebijakan Kependudukan Menyambut Silver Economy |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/waniuta-lintas-agama.jpg)