Sponsored Content
Tak Sekadar Cokelat, Falala Bali Rilis Web Series "Selagi Ibu Melihat": Eldest Daughter Syndrome
Falala Chocolate Bali menghadirkan pendekatan berbeda melalui karya sinematik bertajuk "Selagi Ibu Melihat": fenomena “Eldest Daughter Syndrome”
“Melalui ‘Selagi Ibu Melihat’, kami tidak ingin hadir sebagai brand yang sekadar berjualan, tetapi sebagai teman cerita yang menemani momen tersebut,” ujar Melinia Purnama, Eksekutif Produser Falala The Series.
Ia menambahkan bahwa cokelat, bagi Falala, bukan sekadar produk, melainkan simbol cinta dan kelembutan.
Baca juga: Dresta Lango Dan Dharma Shanti XX, Perkuat Tradisi Jadi Kekuatan Ekonomi Badung Bali
“Kami percaya, seperti halnya cokelat yang lumer, ketulusan dalam hubungan keluarga pada akhirnya akan mencairkan berbagai konflik,”
“Harapan kami, cerita ini bisa tinggal di hati penonton, bahkan setelah mereka kembali ke rutinitasnya,” tambahnya.
Dengan pendekatan storytelling yang kuat dan minim unsur hard-selling, Falala menempatkan dirinya sebagai salah satu pionir brand storytelling di Bali yang mengedepankan narasi, emosi, dan pengalaman penonton.
Kolaborasi Sineas Nasional
Kualitas visual dan emosi dalam serial ini dikawal langsung oleh dua sineas berbakat, B.W. Purba Negara sebagai penulis naskah dan disutradarai oleh Medy Mahasena.
Dengan latar keindahan Bali yang estetik dan modern, "Selagi Ibu Melihat" membuktikan bahwa konten lokal mampu memiliki kualitas setara layar lebar.
Serial ini tayang secara eksklusif setiap hari Sabtu pukul 08.00 WITA melalui kanal YouTube resmi @falalachocolatebali.
Jadwal Tayang Episode:
Episode 1: 7 Maret 2026
Episode 2: 14 Maret 2026
Episode 3: 21 Maret 2026
Episode 4: 28 Maret 2026
Episode 5: 4 April 2026
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/karya-sinematik-bertajuk-Selagi-Ibu-Melihat.jpg)