Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Prabowo Ajak Pengusaha Jepang Jalin Kemitraan dengan Danantara, Jamin Keamanan Investasi

Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pengusaha asal Jepang untuk menjalin kemitraan dengan Danantara. 

Istimewa
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pengusaha asal Jepang untuk menjalin kemitraan dengan Danantara di acara Business Forum di Tokyo, Jepang, Senin (30/3). 

TRIBUN-BALI.COM, TOKYO — Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pengusaha asal Jepang untuk menjalin kemitraan dengan Danantara

Ia menawarkan reputasi dan tata kelola yang baik sebagai bukti keseriusan Indonesia dalam melindungi para investor global.

“Ini akan memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa kita serius serta akan melindungi semua investor. Dan saya pikir reputasi kita sudah sangat baik,” ujarnya saat menghadiri acara Business Forum di Tokyo, Jepang, Senin (30/3).

Prabowo juga menyampaikan bahwa reputasi Indonesia selama ini dinilai sangat baik karena tidak pernah gagal membayar utang sepanjang sejarahnya. Komitmen ini dipegang teguh oleh pemerintah selama beberapa dekade.

“Reputasi ini bukan baru berusia 5, 10, atau 15 tahun. Saya rasa reputasi ini sudah ada selama beberapa dekade. Indonesia memiliki reputasi, seperti yang Anda ketahui, bahwa kita tidak pernah gagal membayar utang-utang kita,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis yang dimiliki Indonesia saat ini. 

Baca juga: Prabowo Ungkap Indonesia Usung Transformasi Ekonomi Hilirisasi dan Industrialisasi di Forum Tokyo

Pengelolaan aset negara secara profesional tersebut diharapkan dapat menjadi kekuatan ekonomi baru dengan memastikan pengelolaan yang akuntabel.

“Hampir semua aset kami sekarang berada di bawah pengelolaan satu manajemen. Kami menginginkan pengelolaan yang rasional dengan praktik terbaik,” jelasnya.

Prabowo menyampaikan bahwa Danantara telah menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir. 

Selain itu, ia menekankan bahwa kinerja positif tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam mengelola kekayaan nasional secara lebih produktif.

“Dan hasilnya sangat menjanjikan. Hanya dalam tahun pertama operasi dana kekayaan negara kami, kami melihat peningkatan yang signifikan. Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300 persen dalam pengembalian aset,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved