Sponsored Content
Jembrana Creative Hub Sediakan Rumah Bagi Generasi Muda Kreatif, Integrasikan Potensi 11 Subsektor
Rumah inovasi bagi anak muda, pusat kreativitas ini akan mengintegrasikan potensi 11 subsektor kreatif dengan pendampingan bisnis
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem ekonomi baru yang berbasis pada kreativitas pemuda. Pemerintah Kabupaten Jembrana bergerak cepat mewujudkan visi ekonomi kreatif dengan menghadirkan Jembrana Creative Hub yang menjadi wadah bagi mereka yang suka musik, melukis, fotografer, hingga e-sport untuk saling berkembang bersama.
Adalah rumah inovasi bagi anak muda, pusat kreativitas ini akan mengintegrasikan potensi 11 subsektor kreatif dengan pendampingan bisnis profesional. Langkah ini menjadi bukti nyata pemerintah dalam mendukung anak muda Jembrana agar mampu naik kelas dan menghasilkan karya yang berdampak secara ekonomi.
Jembrana Creative Hub hadir bukan sekadar ruang fisik, melainkan pusat kolaborasi bagi subsektor unggulan seperti musik, seni rupa, kriya, fesyen, kuliner, hingga sektor digital seperti konten kreator, fotografi, video, game, penerbitan, dan seni pertunjukan.
Program ini sejalan dengan visi-misi pasangan Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) yang memberikan ruang lebih bagi anak muda Jembrana berkreasi .
"Saat ini fisik gedung dan kelengkapannya sedang disiapkan, namun penguatan program telah dijalankan secara konsisten untuk memastikan talenta lokal memiliki ruang tumbuh sejak dini," terang Kembang Hartawan.
" Melihat semangat anak-anak muda kreatif, saya optimis dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan, mereka bisa menunjukkan jati diri tidak hanya di level daerah, tapi juga nasional," imbuhnya.
Sementara I Komang Wena Wahyudi selaku tenaga ahli teknis Pemkab Jembrana menjelaskan, Jembrana Sound Session menjadi awal rencana tersebut. Pagelaran musik tersebut dirancang untuk menyuntikkan 'nyawa' agar kota ini memiliki denyut kreativitas yang berkelanjutan. Langkah ini merupakan orkestrasi untuk membangun ekonomi baru di wilayah Bali Barat.
"Kita mengintegrasikan Jembrana Creative Hub sebagai 'rumah' bagi para kreator dengan PLUT sebagai mesin inkubasi bisnis.Tujuannya jelas, agar talenta lokal tidak hanya mampu berkarya, tetapi produk mereka juga naik kelas dan memiliki daya saing tinggi," tegas Wena Wahyudi.
Untuk memastikan talenta lokal menjadi aktor utama dalam industri kreatif nasional, Pemkab Jembrana akan melengkapi Creative Hub dengan infrastruktur modern, seperti internet Super Speed untuk mendukung produktivitas kreator digital. Kemudian Ruang Edukasi & Inkubator Bisnis untuk pengembangan UMKM kreatif.
"Selanjutnya, Studio Multifungsi untuk produksi karya seni, musik, dan konten video serta Jembrana Creative Festival , sebagai panggung tahunan unjuk karya skala besar," tandasnya. (*)
| Bupati Badung Dukung Aksi Kolaborasi Hijau, Lepas Burung dan Lestarikan Mangrove Tahura Ngurah Rai |
|
|---|
| Investasi Makin Cuan! Konsinyasi Emas di Galeri 24 : Titip Jual Aman, Dapat Bagi Hasil & Emas Baru |
|
|---|
| DPRD Badung Soroti Pencacahan Sampah di TPST Mengwitani, Sampah Organik Masih Tercampur Plastik |
|
|---|
| DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber |
|
|---|
| Jaga Estetika Wilayah, Badung Tertibkan Utilitas di Wilayah Darmasaba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/jembrana-punya-wadah-kreativitas.jpg)