Proyek Dua SMA Terancam Molor, Dinas PUPR Badung Kebut Pembangunan
Proyek pembangunan dua Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dibangun Pemerintah Kabupaten Badung terancam molor.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Widyartha Suryawan
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Proyek pembangunan dua Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dibangun Pemerintah Kabupaten Badung masih dalam tahap pengerjaan.
Proyek yang ditargetkan rampung pada November ini kemungkinan akan molor, karena pembangunan tersebut saat ini masih menyisakan sejumlah pekerjaan.
Ada pun dua sekolah yang masih dalam tahap pembangunan ini adalah SMAN 2 Abiansemal yang berlokasi di Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal dan SMAN 2 Kuta Selatan di Lingkungan Mumbul, Kelurahan Benoa, Nusa Dua.
Pada proyek pembangunan SMA di Desa Sedang, Abiansemal, beberapa pekerja masih sibuk melakukan pembangunan.
Terlihat sekolah yang dirancang berlantai tiga itu belum dalam tahap finishing dan masih dalam proses pengerjaan pada atapnya.
Meskipun demikian, dua buah candi bentar dan penyengker sekolah sudah selesai pengerjaannya.
Hanya saja melihat kondisi pengerjaan, sekolah baru tersebut kemungkinan bisa dipergunakan pada 2020.
Pembangunan gedung SMAN 2 Abiansemal disiapkan anggaran Rp 59.398.096.940 dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 59.192.051.369.
Sementara, untuk SMAN 2 Kuta Selatan dianggarkan Rp 59.398.096.940, dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 59.134.766.667.
Setelah melalui proses pelelangan nilai kontrak SMAN 2 Abiansemal Rp 56.413.091.306 yang dikerjakan PT Tunas Jaya Sanur, sedangkan SMAN 2 Kuta Selatan dikerjakan PT Bianglala Bali dengan nilai Rp 54.443.123.247.
“Sekarang masih proses pengerjaan pembangunan SMA itu, ” jelas Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, IGA Ngurah Arinda Trisnawati, Rabu (9/10/2019).
Ia mengatakan, pengerjaan sekolah tersebut 210 hari kalender dari penetapan kontrak.
Namun pembangunan dua sekolah ini ditarget rampung November 2019 ini.
“Untuk SMA di Abiansemal itu progressnya sudah 72.443 persen dan sekolah SMA di Kuta Selatan 82.771 persen, ” ungkapnya.
Disinggung apakah yakin proyek tersebut rampung sesuai target pada November dengan progres yang baru mencapai 72,443 persen, Arinda mengatakan, yakin akan tercapai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/proyek-pembangunan-sekolah-sman-2-abiansemal.jpg)