Berita Badung
Badung Bali Jadi Magnet Baru Wisatawan India, Kunjungannya Terus Meningkat
Angka ini menempatkan India di posisi ketiga, setelah Australia sebanyak 156.805 orang dan Cina sebanyak 46.529 orang.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Gelombang wisatawan asal India terus mengalir ke Kabupaten Badung, Bali, menjadikan wilayah ini sebagai magnet baru bagi pasar pariwisata Asia Selatan.
Bahkan kunjungan wisatawan India dinilai terus mengalami peningkatan, hingga kini menjadi posisi ketiga dari kunjungan wisatawan yang lain seperti Australia dan Cina.
Kepala Dinas Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta yang dikonfirmasi Rabu 22 Oktober 2025 tidak menampik hal tersebut.
Pihaknya mengatakan meningkatnya minat wisatawan asal India menjadi sinyal positif bagi diversifikasi pasar pariwisata Bali.
Baca juga: PITANA: Pariwisata Budaya Melenceng! Pasamuhan Alit Kebudayaan Bali 2025, Rekomendasi Wisata Bali!
“Wisatawan India kini menjadi penyumbang ketiga terbanyak setelah Australia dan Cina. Ini menunjukkan bahwa pasar India terus berkembang dan potensinya luar biasa besar,” ujar Rudiarta.
Pihaknya mengaku sesuai data Dinas Pariwisata, hingga September 2025 tercatat sebanyak 43.545 wisatawan India berkunjung ke Badung.
Angka ini menempatkan India di posisi ketiga, setelah Australia sebanyak 156.805 orang dan Cina sebanyak 46.529 orang.
“Secara keseluruhan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Badung pada September 2025 mencapai 653.955 orang, naik 7,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkapnya.
Diakui selain tiga negara yang disebutkan, wisatawan dari negara yang lain juga banyak, Mantan Camat Kuta itu mengaku wisatawan dari Korea tercatat sebanyak 31.308 orang dan Perancis sebanyak 31.053 orang.
Selain itu, data yang diperoleh dari Bandara Ngurah Rai, warga negara India yang masuk melalui Bandara mencapai 438.646 orang.
Angka itu pun meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau tahun 2024.
“Semua ini juga berkat adanya promosi pariwisata yang gencar serta dibukanya rute langsung Mumbai–Denpasar, yang memudahkan wisatawan India berkunjung ke Bali tanpa transit,” bebernya
Diakui saat ini Bandara Ngurah Rai kini melayani 37 rute internasional dan 21 rute domestik, dengan total 58 rute penerbangan aktif.
“Semoga jumlah kunjungan meningkat di akhir tahun ini. Sehingga mempengaruhi pendapatan Kabupaten Badung,” imbuhnya. (*)
Kumpulan Artikel Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Badung-Bali-Jadi-Magnet-Baru-Wisatawan-India-Kunjungannya-Terus-Meningkat.jpg)