Berita Badung
Jembatan di Dalung Bali Jebol, Perbaikan Diperkirakan 3 Pekan, Dirancang Gunakan Box Culvert
penggunaan box culvert dinilai lebih kuat dan tahan terhadap penggerusan air dibandingkan konstruksi pasangan batu lama.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Jembatan di Banjar Pegending, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, amblas beberapa waktu lalu.
Hal itu karena kontruksi bangunan sudah lama dan terkikis air akibat hujan deras.
Perbaikan jembatan amblas itu akan mengandalkan pemasangan box culvert berukuran 3x2 meter.
Langkah ini dipilih sebagai solusi pengganti konstruksi lama yang mengalami kerusakan pada pasangan batu di bagian bawah jembatan.
Baca juga: Tanah Tiba-tiba Amblas, Rumah di Karangasem Roboh Tengah Malam, Pasutri Tertimbun
Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, mengatakan material box culvert sudah dipesan dan akan segera dipasang setelah tiba di lokasi.
“Box culvert ukuran 3x2 meter sudah kami pesan. Setelah datang, langsung kita kerjakan,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa 17 Februari 2026.
Menurutnya, penggunaan box culvert dinilai lebih kuat dan tahan terhadap penggerusan air dibandingkan konstruksi pasangan batu lama.
Sebelumnya, struktur lama diketahui mengalami keretakan dan jebol akibat tergerus aliran air yang cukup deras, terlebih saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.
Kerusakan pada pasangan batu menyebabkan dinding dan sayap jembatan tidak lagi mampu menahan tekanan, hingga akhirnya amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan.
"Saat ini akses jalan di lokasi masih ditutup dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif," jelasnya.
Teddy menjelaskan, dengan sistem box culvert, aliran air di bawah jembatan akan lebih terkontrol karena struktur beton pra cetak memiliki daya tahan lebih baik terhadap tekanan dan pertemuan arus air.
“Dulu pasangan batu jaman lama yang jebol. Sekarang kita ganti dengan box culvert supaya lebih kuat dan aman,” ucapnya
Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu.
Namun, pihaknya meminta masyarakat bersabar karena proses penganggaran melalui APBD baru saja ditetapkan di awal bulan ini.
“Kami sedang berproses, ada pergeseran anggaran dan sebagainya. Kami mohon masyarakat bersabar," tambahnya. (gus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kondisi-jembatan-di-Banjar-Pegending-Desa-Dalung-Kecamatan-Kuta-Utara.jpg)