Pembacokan di Bali
Hendak Kembali ke Villa di Kerobokan, WNA Belanda Dibacok 2 Pria Bermotor, Pacar Sempat Lari
Seorang warga negara asing (WNA) tewas mengenaskan setelah menjadi korban penganiayaan berat di kawasan Banjar Anyar Kelod, Kerobokan
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Seorang warga negara asing (WNA) tewas mengenaskan setelah menjadi korban penganiayaan berat di kawasan Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung pada Senin, 23 Maret 2026 malam.
Korban yang merupakan WNA itu diketahui tinggal di Villa Amira diserang oleh dua pria tak dikenal bersenjata tajam.
Menurut informasi yang didapat kejadian itu terjadi sekitar pukul 22.50 Wita. Sebelum kejadian korban sempat keluar bersama pacarnya.
Baca juga: Gegerkan Publik Atas Kasus Pembunuhan Dalam Koper, Terpidana TS Langsung Dideportasi
Saat hendak kembali ke vila, keduanya melihat dua pria mencurigakan berboncengan menggunakan sepeda motor matic warna hitam.
Salah satu pelaku disebut mengenakan jaket ojek online berwarna gelap dan hijau, helm hitam, dan masker biru.
Sementara pelaku lainnya mengenakan kaos orange tanpa helm.
Saat itu korban dihampiri dan dihentikan. Kedua pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam.
Baca juga: Niat Habisi Mangku Tawan Sudah Sejak Lama, Pelaku Pembacokan di Kintamani 3 Kali Beli Celurit
Sementara pacar korban berhasil lari ke villa sebelah yang kondisinya gelap.
Pelaku pun sempat mengejar namun kembali berbalik dan menyerang korban yang merupakan WNA Asal Belanda dengan inisial RP (49).
Saat penyerangan pelaku pun sempat memasuk villa tempat korban menginap. Namun kembali keluar dan menghajar korban.
Tidak lama korban pun tersungkur dan pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motornya.
Baca juga: BURON Internasional Pembunuhan Sejak 2023 Ditangkap di Kerobokan, Kini Diperiksa Intensif Polda Bali
Tidak lama pacar korban keluar dan menghubungi pemilik villa untuk meminta pertolongan.
Korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat namun nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan. Aparat kepolisian dari Polsek Kuta Utara pun langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Annas Y Wicaksana tidak menampik kejadian itu. Hanya saja pihaknya tidak mau membeberkan kejadian tersebut.
"Iya, nanti akan diberikan statement agar satu pintu terkait kasus ini," ujarnya singkat. (*)
Berita lainnya di Pembacokan di Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Polsek-Kuta-Utara-saat-mendatangi-TKP-pembunuhan-WNA-586.jpg)