Perkelahian di Badung
Berawal dari Geber Motor, Perkelahian di Depan Circle K Dalung Berakhir Damai
Peristiwa perkelahian yang terjadi di depan gerai Circle K, Jalan Perumahan Dalung Permai, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Peristiwa perkelahian yang terjadi di depan gerai Circle K, Jalan Perumahan Dalung Permai, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, akhirnya diselesaikan secara damai melalui mediasi di Mapolsek Kuta Utara.
Proses damai itu pun disebut-sebut sesuai dengan permintaan pihak keluarga kedua belah pihak.
Ps Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti Selasa 31 Maret 2026 mengakui jika mediasi dilakukan Polsek Kuta Utara pada pukul 16.30 Wita hingga 17.10 wita.
Baca juga: SALING LAPOR! Buntut Panjang Perkelahian di Tigawasa, Martawan dan Punayasa dengan Versinya
Mediasi jugadihadiri oleh kedua belah pihak yang terlibat, serta pendamping keluarga masing-masing.
"Jadi perkelahian melibatkan empat orang, yakni tiga orang dari pihak pertama yang merupakan warga Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, dan satu orang dari pihak kedua yang merupakan mahasiswa asal Denpasar Barat," ujarnya.
Berdasarkan hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan tidak melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.
Baca juga: Tak Bisa Ditunda, DLHK Badung Paksa Perkantoran di DLHK Badung Pilah Sampah
Insiden ini dipicu kesalahpahaman. Pihak pertama yang I Gusti AAWP (20), I Gusti BYD (19), dan I Gusti AI (19) menggeber sepeda motor di dekat pihak kedua yakni Putu I (22) dan temannya Putu Y (19) , yang kemudian memicu reaksi dengan menendang salah satu motor milik pihak pertama yang terparkir di lokasi.
"Usai melakukan aksi tersebut, pelaku penendangan langsung melarikan diri," bebernya
Situasi memanas ketika pihak pertama kemudian menyerang pihak kedua yang masih berada di lokasi, sehingga terjadi perkelahian.
"Dalam forum mediasi, pihak pertama telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang memicu insiden tersebut. Kedua belah pihak pun sepakat tidak saling menuntut, termasuk terkait kerugian materiil yang dialami masing-masing," bebernya.
Baca juga: Viral Sejumlah Pemuda Berkelahi di Wilayah Dalung, Polisi Lakukan Penyelidikan
Aparat kepolisian dalam hal ini telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya memfasilitasi proses mediasi, memberikan imbauan kamtibmas, serta membuat surat pernyataan perdamaian tertulis bermaterai yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.
"Dengan adanya kesepakatan damai ini, situasi kamtibmas di wilayah Kuta Utara diharapkan tetap kondusif dan masyarakat diimbau untuk menahan diri serta mengedepankan penyelesaian masalah secara bijak," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Sejumlah pemuda yang diduga asal Singaraja, Bali berkelahi di Jalan Raya Dalung, Kuta Utara Badung.
Perkelahian yang belum diketahui permasalahannya itu pun diketahui terjadi di depan semua toko modern yang berlokasi diwilayah tersebut.
Videonya pun ramai di media sosial pada Senin 30 Maret 2026, mengingat ada salah satu pemuda dikroyok hingga tersungkur. Salah satu pria berbaju hitam tampak terus memasang kuda-kuda untuk berkelahi melawan pria yang diduga dikenalnya.
Tidak hanya itu, salah satu dari mereka juga sempat mengambil tempat duduk pada toko modern untuk memukul lawannya. Sejumlah warga pun berusaha melerai, namun tiga orang berusaha terus menghajar satu orang yang menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi.
Salah satu pria terus menantang, bahkan menyebutkan dirinya berasal dari Singaraja. (*)
Berita lainnya di Perkelahian di Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Lima-pemuda-yang-ribut-di-wilayah-Dalung.jpg)