Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Travel

DISPAR Badung Bidik Pasar India, Ajak Travel Agent Rasakan Familiarization Trip 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menggencarkan promosi pariwisata berbasis pengalaman langsung atau immersive tourism experience.

Tayang:
TRIBUN BALI/KOMANG AGUS ARYANTA
CULTURE DINNER - Puluhan travel agent asal India saat melakukan foto bersama pada acara Culture Dinner di Pura Taman Ayun, Rabu (13/5) malam. 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menggencarkan promosi pariwisata berbasis pengalaman langsung atau immersive tourism experience. Sasarannya pasar wisatawan mancanegara (wisman) India yang dinilai potensial bagi Bali. Saat ini wisman asal India menduduki peringkat ketiga kunjungan ke Bali.

Strategi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Badung Familiarization Trip 2026. Puluhan travel agent asal India dihadirkan untuk melihat berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Badung. Satu di antaranya melalui agenda Culture Dinner di Pura Taman Ayun, Rabu (13/5) malam.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung, AA Putri Mas Agung mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis memperluas promosi wisata Badung di pasar internasional, khususnya India. Dia menilai saat ini pasar India menunjukkan pertumbuhan kunjungan cukup signifikan ke Bali.

“Kami ingin memperkenalkan potensi wisata budaya, alam, dan desa wisata di Badung. Jadi tidak hanya kawasan pantai, tetapi juga destinasi alternatif di Badung utara dan Badung Tengah,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan tersebut.

Baca juga: PULUHAN Lansia Semarak Ikuti Lomba Senam dalam Rangkaian Peringatan Bulan Bung Karno

Baca juga: TRUK Bermuatan 20 Ton Terguling di Tanjakan Rudias! Kaget Lihat Truk Mogok yang Makan Badan Jalan

Menurutnya, menghadirkan langsung travel agent ke Bali menjadi cara efektif agar mereka memahami karakter pariwisata Badung secara lebih mendalam sebelum memasarkan paket wisata ke negara asal.

Selama empat hari tiga malam di Bali, para peserta diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan. Di antaranya Pantai Pandawa, kawasan Sulangai, desa wisata, hingga Monumen I Gusti Ngurah Rai.

“Agenda Culture Dinner di Pura Taman Ayun menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian promosi ini. Ada kruang lebih 70 orang yang kita hadirkan, dengan harapan mereka akan memgajak wisatawan lebih banyak nantinya,” ujarnya 

Pada kegiatan itu, para travel agent disuguhkan pertunjukan budaya Bali seperti Tari Barong, iring-iringan gebogan, hingga santap malam dengan sajian kuliner khas Bali di kawasan Pura Taman Ayun. Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai sejarah Pura Taman Ayun yang resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO. 

Konsep promosi berbasis pengalaman langsung dinilai lebih efektif dibanding promosi konvensional. Hal ini karena travel agent merasakan atmosfer budaya, keramahan masyarakat, hingga kualitas destinasi wisata yang akan mereka tawarkan kepada wisatawan India.

Dalam kegiatan tersebut, para travel agent juga berkesempatan bertemu langsung dengan raja Mengwi Ida Cokorda Mengwi XIII yang turut menyambut baik langkah promosi wisata berbasis budaya tersebut.

Menurut Ida Cokorda Mengwi XIII, kawasan Badung utara dan Badung tengah memiliki potensi wisata budaya dan alam yang masih alami dan layak diperkenalkan lebih luas kepada wisatawan mancanegara.

“Promosi melalui kegiatan seperti ini lebih efektif karena biayanya lebih murah dari pada kita keluar negeri. Apalagi di kondisi global saat ini sangat mempengaruhi wisatawan,” ucapnya.

Ia menyebut, kunjungan wisatawan ke objek wisata Pura Taman Ayun saat ini berkisar 400 hingga 500 orang per hari. Ia pun berharap kunjungan wisman terus meningkat melalui promosi yang lebih masif.

Selain itu, pihaknya berharap Familiarization Trip 2026 juga mampu memperkuat jejaring industri pariwisata antara Bali dan India sekaligus membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi alternatif di Kabupaten Badung.

“Di tengah persaingan destinasi wisata global, Pemkab Badung juga berencana memperluas pola promosi serupa ke negara-negara potensial lainnya dengan mengedepankan kekuatan budaya Bali sebagai daya tarik utama pariwisata. Apalagi Taman Ayun merupakan destinasi wisata yang sudah terkenal sejak awal abad ke 19,” tandasnya. (gus)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved