Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hantavirus

Waspadai Hantavirus, Dinkes Gencarkan Sosialisasi PHBS

Dia menambahkan, kegiatan promosi kesehatan sebenarnya rutin dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan melalui berbagai program pelayanan kesehatan

Tayang:
Tribun Bali/Komang Agus Aryanta
BERI KETERANGAN - Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr Made Padma Puspita 

TRIBUN-BALI.COM  - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan imbauan kepada warganya untuk mengantisipasi kemunculan Hantavirus. Meski belum ada kasusnya di Bali, namun Pemkab Badung melalui Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Selain adanya virus, Dinkes juga meminta masyarakat agar waspada terhadap penyebaran penyakit menular. Upaya tersebut dilakukan melalui fasilitas kesehatan hingga kegiatan sosialisasi kesehatan langsung ke masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr Made Padma Puspita mengakui telah menindaklanjuti imbauan dari Kementerian Kesehatan dengan memberikan sosialisasi kepada seluruh fasilitas kesehatan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan sebagai langkah pencegahan. 

Baca juga: KOSTER: Barangnya Sudah Dipesan dari Tiongkok! Gondola Turyapada Ditarget Rampung November Ini

Baca juga: WDS Nekat Curi Bokor dan Dulang Perak, Kerugian Sanjaya Ditaksir Ratusan Juta

"Kami dari Dinkes Badung tentunya sosialisasi ke fasilitas kesehatan dan menjalankan imbauan Kemenkes," ujarnya, Minggu (17/5).

Menurutnya, upaya preventif yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan hantavirus, tetapi juga berbagai penyakit lainnya. Edukasi terkait PHBS dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan maupun kesehatan pribadi. 

"Jadi kami imbau kepada masyarakat tidak hanya antisipasi hantavirus tapi penyakit yang lain, tentunya upaya preventif dan sosialisasi PHBS terus digencarkan. Termasuk juga penyakit menular dan DBD," jelasnya 

Dia menambahkan, kegiatan promosi kesehatan sebenarnya rutin dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan melalui berbagai program pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat. Kegiatan tersebut di antaranya dilaksanakan lewat Posyandu, Puskesmas keliling, hingga pelayanan di masing-masing Puskesmas. 

"Mengenai jadwal kembali ke Puskesmas masing-masing atau kegiatan upaya sosialisasi kesehatannya, kami rasa cukup sering ya kegiatan-kegiatan di Posyandu, Puskesmas keliling dan lainnya. Sehingga masyarakat tetap bisa melakukan budaya hidup sehat," imbuhnya. (gus)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved