Penemuan Mayat di Badung
Pembunuhan Sadis di Darmasaba, Pelaku Sudah Bersihkan Darah di TKP, lalu Kembali Gorok Leher
Kasus pembunuhan pria asal Sumbawa berinisial D.A.D di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, akhirnya terungkap.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Kasus pembunuhan pria asal Sumbawa berinisial D.A.D di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, akhirnya terungkap.
Polisi menangkap empat pelaku, dua di antaranya masih di bawah umur, yang diduga telah merencanakan pembunuhan tersebut sebelum mengubur jasad korban di area persawahan.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengungkapkan, pembunuhan dilakukan secara sadis oleh empat pelaku yakni D.F. (20) asal Lombok Timur, M.K.H. (24) asal Jember, serta dua pelaku anak berinisial A.F.P. (17) dan I.P.R. (16).
Baca juga: MAYAT di Banjar Cabe Darmasaba Ternyata Korban Pembunuhan Berencana, Polisi Sebut Lehernya Digorok!
Menurut polisi, motif utama pembunuhan dipicu rasa sakit hati. Pelaku D.F. mengaku sering di-bully dan diejek korban saat sama-sama bekerja di sebuah tempat usaha pencucian kendaraan di wilayah Darmasaba.
“Pelaku mengaku sakit hati karena sering di-bully saat bekerja bersama korban,” ujar AKBP Joseph Edward Purba, Rabu 20 Mei 2026.
Rasa dendam tersebut kemudian berkembang menjadi rencana pembunuhan dan perampokan.
Kesempatan muncul saat korban menghubungi D.F. untuk mengambil mesin kompresor pada malam kejadian.
Baca juga: TANDA Ini Jadi Indikasi Kuat Mayat di Darmasaba adalah Korban Pembunuhan! Polisi Kumpulkan Bukti
Alih-alih memenuhi permintaan korban, D.F. justru mengajak tiga rekannya untuk menjalankan rencana tersebut.
Sekitar pukul 23.00 Wita, para pelaku berkumpul di kos rekannya dan sepakat merampas uang, telepon genggam, serta sepeda motor milik korban.
Korban kemudian datang ke lokasi Mae Wash sekitar pukul 01.15 Wita. Saat korban menunduk mengambil mesin kompresor, salah satu pelaku langsung memukul kepala korban menggunakan botol kosong.
Korban tersungkur dan langsung dikeroyok secara brutal menggunakan tangan kosong, tendangan, hingga kursi besi.
Baca juga: TERNYATA Pembunuh di Banjar Cabe adalah Rekan Kerja Korban, Jasadnya Digorok dan Dikubur di Sawah!
Setelah korban tak berdaya, pelaku utama menusuk punggung korban menggunakan pisau.
Tak berhenti di sana, para pelaku sempat membersihkan bercak darah di lokasi sebelum akhirnya menggorok leher korban untuk memastikan korban meninggal dunia.
Setelah korban tewas, para pelaku berupaya menghilangkan jejak.
Mereka menggunakan sepeda motor milik korban untuk mencari lokasi penguburan di area persawahan pinggir Jalan Antasura.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Dua-pelaku-utama-yakni-DF-asal-Lombok-Timur-dan-MKH-asal-Jember-Jawa-Timur.jpg)