Terseret Arus di Bali
ALENA Sempat Dilarang ke Laut, WNA Perancis Tewas Terseret Arus di Pantai Kelingking
Personel bergantian memikul tandu, menjaga keseimbangan di tebing licin sambil memastikan jenazah korban dapat diangkat dengan aman.
TRIBUN-BALI.COM - Seorang wisatawan asing atau Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis, Alena Andreevna (32) tewas setelah terseret ombak besar di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (15/10).
Sebelum musibah tersebut, korban sudah ditegur agar tidak beraktivitas di laut. Hal itu karena kondisi ombak sangat besar. Situasi pesisir Pantai Kelingking selama ini sangat berbahaya jika ombak besar karena garis pantainya sempit.
Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya mengatakan, peristiwa bermula sekitar pukul 10.30 WITA. Saat itu, korban bersama empat rekannya tiba di Pantai Kelingking.
Baca juga: VIRAL di Media Sosial Bule Rusia Ngadu & Pasang Foto Kapolda Bali, Dugaan Suap Hampir Rp500 Juta!
Baca juga: GURU Nekat Kirim Video Tak Senonoh ke Siswanya di Tabanan, Disdikpora Langsung Pecat Oknum Itu!
Kemudian mereka tetap nekat turun ke pantai meski telah diimbau agar tidak melanjutkan aktivitas karena ombak besar. Saat sedang berfoto di tepi pantai Kelingking, korban diterjang ombak dan langsung terseret hanyut ke laut.
Begitu menerima laporan, personel Polsek Nusa Penida langsung bergerak cepat menuju lokasi bersama tim Basarnas, Koramil, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Bunga Mekar. Kondisi medan yang sangat curam, licin, dan berbahaya membuat proses evakuasi menjadi tantangan berat.
Personel Polsek Nusa Penida harus menuruni tebing setinggi lebih dari 200 meter dengan jalur sempit dan berisiko tinggi untuk mencapai posisi korban di dasar pantai.
Evakuasi ini berlangsung selama hampir tiga jam penuh perjuangan. Jalur yang terjal dan sempit membuat setiap langkah harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Personel bergantian memikul tandu, menjaga keseimbangan di tebing licin sambil memastikan jenazah korban dapat diangkat dengan aman.
“Evakuasi berjalan sangat sulit dan penuh risiko. Medan di lokasi ekstrem, namun seluruh personel tetap bekerja dengan semangat dan kehati-hatian tinggi demi menyelesaikan misi kemanusiaan ini,” ujar AKP Kesuma Jaya.
Sekitar pukul 18.10 WITA, jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi hingga ke atas tebing. Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Nusa Penida, Basarnas, Koramil Nusa Penida serta masyarakat setempat, turut berperan aktif dalam proses tersebut.
AKP Kesuma Jaya menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menimpa wisatawan tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh personel yang telah menunjukkan profesionalisme serta semangat kemanusiaan di lapangan.
“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Personel kami telah berjuang maksimal di medan yang sangat berat untuk mengevakuasi korban. Kami juga mengimbau seluruh wisatawan agar selalu mematuhi imbauan keselamatan dan tidak memaksakan diri turun ke pantai saat ombak besar,” ujar AKP Kesuma Jaya. (mit/zae)
| Ombak Besar Seret Pemancing di Nusa Penida Bali, Korban Ditemukan Mengapung Menjelang Malam |
|
|---|
| PETANI Hilang Saat Mancing di Pantai Kelingking, Naas Nyoman Rame Terhempas Ombak di depan Anaknya! |
|
|---|
| Duka Iringi Pengabenan Wayan Agus, Pemuda yang Tenggelam di Pantai Purnama, Dikenal Suka Menolong |
|
|---|
| TRAGEDI Kakek dan Cucu Hanyut Saat Mandi di Tukad Aya Bontihing, Jenazah Budasa & Cucunya Ditemukan! |
|
|---|
| Kronologis Kakek & Cucu Hanyut di Tukad Aya Bali, Budasa Berusaha Menolong Namun Ikut Terseret Arus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Evakuasi-wisatawan-asing-asal-Prancis-Alena-Andreevna.jpg)