Berita Denpasar
Edo Sempat Mengeluh Badannya Sakit, Pria Asal Buleleng Meninggal Mendadak di Warung Jus Sesetan
Pihak Polsek Denpasar Selatan memastikan kasus meninggalnya seorang pemuda di Warung Jus, Sesetan, Denpasar
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang pria asal Busungbiu, Buleleng, bernama Made Edo Brawida (24) meninggal dunia secara mendadak setelah sempat mengeluh sakit dan mengalami kejang-kejang.
Peristiwa tersebut membuat suasana di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Tegal Wangi, Sesetan, Denpasar Selatan itu sempat mencekam pada Jumat (2/1/2026) petang.
Pihak Polsek Denpasar Selatan memastikan kasus meninggalnya seorang pemuda di Warung Jus, Sesetan, Denpasar karena sakit yang dialami korban.
Baca juga: Kronologi Pemuda Buleleng Meninggal di Warung Jus Sesetan, Sempat Minta Tolong, Jatuh lalu Kejang
Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, menjelaskan korban awalnya datang ke warung dalam kondisi lemas dan meminta pertolongan kepada karyawan serta pengunjung.
"Korban datang dan mengeluh badannya merasa sakit dan panas. Melihat kondisi tersebut, karyawan warung sempat berusaha membantu dengan memberikan minyak kayu putih," ujar AKP Agus Adi Apriyoga saat dihubungi Tribun Bali pada Minggu 4 Januari 2025.
Namun, saat seorang pengunjung mencoba menuangkan minyak kayu putih ke tangan korban untuk memberikan pertolongan pertama, hal tak terduga terjadi.
Baca juga: Tiga Orang Warga Jembrana Meninggal Dunia Suspek Rabies, Salah Satunya Anak 8 Tahun
Korban tiba-tiba terjatuh ke arah belakang dengan posisi sangat keras.
"Kepala korban membentur lantai hingga terdengar suara benturan yang cukup keras. Setelah terjatuh, korban sempat mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di tempat," bebernya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi menambahkan, berdasarkan hasil Olah TKP Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Denpasar petugas menemukan beberapa ciri fisik pada jenazah korban. Di antaranya lidah yang berada di antara gigi serta tangan kiri yang mengepal.
Baca juga: ANJING Rabies Gigit IMA di Jembrana, 3 Bulan Kemudian Korban Sakit Tenggorokan Takut Air & Meninggal
Iptu Azel Arisandi menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Nihil ditemukan bekas kekerasan fisik. Sudah muncul lebam mayat pada kedua telapak kaki dan lengan tangan. Dugaan awal, korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya," jelasnya. (ian)
Cek Kos Korban
Petugas juga sempat melakukan pengecekan ke kamar kos korban yang berada tepat di belakang Warung Jus. Namun, di dalam kamar tersebut, polisi tidak menemukan obat-obatan milik korban.
Sekitar pukul 19.50 Wita, jenazah Made Edo dievakuasi oleh ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan keluarga korban di Buleleng terkait kejadian tersebut. (*)
Berita lainnya di Meninggal di Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Jenazah-Made-Edo-saat-dievakuasi-di-sebuah-warung-jus-di-Sesetan-124.jpg)