Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Arus Balik dan Wisdom Bali Meningkat, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Jadi Atensi Utama

Arus Balik dan Wisdom Bali Meningkat, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Jadi Atensi Utama

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro 

 


TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pelayanan ekstra di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. 

Instruksi ini menyusul tren kenaikan wisatawan domestik (wisdom) di Bali sebesar 1,49 persen di tengah masa low season.

Ia meminta jajaran untuk mengawal puncak arus balik yang diperkirakan terjadi mulai 24 Maret 2026.

Baca juga: TUSUK WNA Belanda di Kerobokan, Polisi Buru 2 Pelaku & Periksa 3 Saksi, Ini Kronologi Selengkapnya!

Kapolri menjelaskan bahwa wilayah Ketapang memerlukan perhatian khusus karena menjadi titik temu dua arus besar.

Para pekerja yang kembali ke Bali untuk mulai beraktivitas dan wisatawan yang masih menghabiskan sisa masa libur mereka. 

Baca juga: Ala Ayuning Dewasa Rabu 25 Maret 2026 Sesuai Kalender Bali, Buda Umanis Dukut

"Kita minta untuk mempersiapkan, utamanya Ketapang, karena akan terjadi arus balik yang selain mengarah ke Bali untuk bekerja," ujar Kapolri usai video Command Center di Nusa Dua, pada Selasa 24 Maret 2026.


"Namun di sisi lain juga kemungkinan akan ada tambahan wisatawan yang masih belum selesai," imbuhnya. 


Selain pengamanan fisik, faktor alam menjadi variabel krusial yang diwaspadai oleh Korlantas Polri. 


Kapolri menginstruksikan seluruh personel untuk bersiaga penuh menghadapi potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di wilayah timur Indonesia yang dapat mengganggu jadwal penyeberangan kapal. 


Rekayasa lalu lintas serta pengaturan di dermaga akan terus disesuaikan guna meminimalisir dampak dari kondisi cuaca yang tidak menentu.


Seluruh data pergerakan masyarakat yang terekam tahun ini dipastikan akan menjadi basis data penting untuk perencanaan jangka panjang. 


Kapolri menegaskan bahwa analisis terhadap kenaikan jumlah pemudik serta penurunan angka kecelakaan akan digunakan untuk menyempurnakan strategi di masa depan.


"Tentunya beberapa hal yang kita lakukan untuk evaluasi pelayanan mudik di tahun 2027," tegas Jenderal Listyo Sigit.


Meskipun volume pemudik tahun ini meningkat, Kapolri mengapresiasi kinerja tim gabungan yang berhasil menekan tingkat fatalitas kecelakaan dibandingkan periode sebelumnya.


Ia berharap sinergi dan kolaborasi antar stakeholder terus terjaga hingga seluruh rangkaian arus balik benar-benar tuntas. (*) 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved