Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Program Rehabilitasi Hutan Bali Libatkan Dunia Usaha, 500 Bibit Disalurkan

Provinsi Bali sepanjang tahun 2025 melakukan penyaluran 500 batang bibit tanaman buah.

Istimewa
PENGHARGAAN - PT Bali Turtle Island Development (BTID) menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali pada 30 Maret 2026 atas kontribusi perusahaan dalam pelestarian alam. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — PT Bali Turtle Island Development (BTID) menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali pada 30 Maret 2026 atas kontribusi perusahaan dalam pelestarian alam. 

Penghargaan ini diberikan terkait dukungan BTID dalam program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Provinsi Bali sepanjang tahun 2025, melalui penyaluran 500 batang bibit tanaman buah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, kepada perwakilan BTID bersama 13 perusahaan lainnya. 

Baca juga: Bupati Badung Buka Turnamen Bola Voli Porgana Cup, Pencarian Bibit Atlet Berprestasi

Apresiasi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) BTID dalam menjaga produktivitas serta peran hutan sebagai sistem penyangga kehidupan di Bali.

Zefri Alfaruqy, selaku Kepala Departemen Komunikasi BTID, menyampaikan bahwa kontribusi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem lahan dan pelestarian hutan di Bali.

"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Penyaluran bibit yang telah dilakukan bukan sekadar bantuan formal, melainkan investasi jangka panjang untuk alam Bali," ungkapnya.

Baca juga: ADA 500 Bibit Pohon, DLHK Tanam Pohon Perindang di Pinggir Jalan hingga DAS Tukad Badung

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 500 bibit pohon jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS), yaitu jenis tanaman pohon yang memiliki manfaat ganda, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Bantuan bibit pohon tersebut terdiri dari 200 bibit durian, 100 bibit mangga, 100 bibit jambu kristal, dan 100 bibit nangka. Seluruh bibit yang diberikan dalam kondisi sehat dan siap tanam dengan spesifikasi tinggi 50–100 cm.

Inisiatif pemberian bibit tanaman ini sejalan dengan komitmen BTID dalam mengembangkan kawasan Kura Kura Bali yang tetap mengedepankan kelestarian alam. Hal ini terlihat dari keberadaan lebih dari 700 ribu tanaman yang tumbuh subur di kawasan Kura Kura Bali. Kesan rindang dan teduh di KEK Kura Kura Bali juga sempat disampaikan oleh Anggota DPRD Bali, Ni Wayan Sari Galung.

"Banyak pohon yang rindang. Dikelola dengan baik. Dulu gersang, sekarang lebih teduh," ujarnya.

Turut mendukung program pemerintah daerah, BTID berkomitmen menyelaraskan perkembangan kawasan agar sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan dan manfaat bagi warga sekitar.

Sementara itu, Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) 2025 yang diinisiasi oleh DKLH Provinsi Bali menargetkan pemulihan hutan dan lahan seluas 50 hektar.

Melalui pemilihan bibit tanaman buah, program ini diharapkan tidak hanya mampu mengembalikan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui hasil panen di masa depan. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved