Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Presiden Prabowo ke Bali

Disambut Siswa dan Wali Murid, Presiden Prabowo Tinjau Langsung Sekolah Rakyat di Tabanan Bali

Pada sekolah SRMP 17 Tabanan, kata Menteri Sosial Gus Ipul, ada 3 rombongan belajar (Rombel) dengan 74 peserta didik.

Tayang:
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Presiden Prabowo Subianto saat tiba di sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan pada Minggu 6 Juni 2026.Disambut Siswa dan Wali Murid, Presiden Prabowo Tinjau Langsung Sekolah Rakyat di Tabanan Bali 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Presiden Prabowo Subianto didampingi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan pada Minggu 6 Juni 2026.

Kedatangan Presiden disambut siswa dan wali murid secara langsung.

Saat tiba di SRMP 17 Tabanan, Prabowo langsung disambut Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan langsung diberikan yel-yel serta tarian kecak oleh siswa.

Selanjutnya Prabowo langsung bertemu dengan para calon siswa Sekolah Rakyat yang akan masuk pada kelas VIII.

Baca juga: Presiden Prabowo ke Bali Kunjungi Sekolah Rakyat, Disambut Yel-yel, Bicara Angka Keberuntungan

“Jadi ini sesuai arahan Bapak Presiden. Sekolah rakyat ini untuk membantu siswa yang tidak pernah sekolah, putus sekolah dan yang lainnya, Sehingga dengan adanya sekolah rakyat masyarakat tersebut bisa bersekolah kembali,” ujar Saifullah Yusuf saat memberikan laporan ke Presiden Prabowo

Dirinya mengakui, saat ini ada 166 Sekolah Rakyat rintisan yang ada di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Tabanan, Bali, yang diberi nama SRMP 17 Tabanan.

Pada sekolah SRMP 17 Tabanan, kata Menteri Sosial Gus Ipul, ada 3 rombongan belajar (Rombel) dengan 74 peserta didik.

“Semua orang tua siswa sangat bersyukur anaknya bisa dididik di sekolah rakyat yang ada di tabanan ini pak. Mereka bisa mendapat Pendidikan yang layak,” kata Gus Ipul.

Menurutnya sekolah rakyat di Tabanan memiliki fasilitas yang lengkap, layaknya sekolah rakyat yang lain yakni ada asrama, ruang kelas, ruang makan, aula, laboratorium, perpustakaan, dilengkapi dengan laptop dan yang lainnya.

“Jadi yang tidak boleh terjadi di sekolah rakyat ini adalah bullying, kekerasan fisik dan seksual, dan intoleransi. Bahkan jika ada pelakunya akan ditindak tegas, dan saat itu juga akan diberhentikan,” bebernya sembari mengatakan, selain itu ada juga ekstrakuler, termasuk outing

Sementara itu, Kepala Sekolah SRMP 17 Tabanan, I Putu Jaya sangat berterima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.

Pihaknya mengakui banyak masyarakat yang ingin anaknya bersekolah di SRMP 17 Tabanan.

“Jadi calon siswa ini dijangkau oleh pendamping Penerima Keluarga Harapan (PKH) masing-masing daerah. Selanjutnya, pemerintah melakukan skrining untuk memastikan bahwa para calon siswa betul-betul memenuhi persyaratan,” ujarnya

Menurutnya, para siswa SRMP 17 Tabanan berasal dari keluarga yang kurang mampu atau pada desil 1 dan 2.

Sehingga proses penjangkauannya juga dilakukan melalui ground check, untuk memastikan memenuhi syarat dan bersedia bersekolah.

“Jadi di sini kan dapat asrama, sehingga dipastikan betul-betul memenuhi syarat. Kalau memang memenuhi syarat, baru diterima,” imbuhnya. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved