Seputar Bali
Polisi Amankan Warga yang Terlibat Keributan Dipicu Live TikTok di Jimbaran Berujung Damai
Peristiwa keributan terjadi di sebuah minimarket Coco Mart, Jalan Taman Griya, Kelurahan Jimbaran, Kabupaten Badung, pada Jumat
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Peristiwa keributan terjadi di sebuah minimarket Coco Mart, Jalan Taman Griya, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Jumat (1/5/2026) malam.
Insiden yang sempat mengundang kerumunan warga ini dipicu kesalahpahaman saat siaran langsung (live) TikTok yang berujung aksi saling emosi antar pihak.
Keributan bermula saat GL, bersama rekannya BM dan Arj., melakukan live TikTok dengan konsep challenge gift.
Dalam aktivitas tersebut, salah satu pihak merasa tersinggung karena adanya aksi mengetok kepala yang dianggap berlebihan.
Baca juga: Operasi SAR Pencarian Terhadap Made Dibya yang Hilang di Gunung Batukaru Dihentikan
Kesalahpahaman kemudian berkembang menjadi cekcok.
Situasi semakin memanas setelah masing-masing pihak saling membela, termasuk melibatkan kerabat.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kuta Selatan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi, membubarkan kerumunan, serta membawa pihak-pihak yang terlibat ke Mapolsek guna dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolsek Kuta Selatan, AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah cepat dalam penanganan kejadian tersebut, termasuk menerima laporan, mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta memfasilitasi penyelesaian masalah.
Baca juga: Wisatawan Asal Norwegia Meninggal Tertabrak Boat Snorkeling di Perairan Nusa Lembongan
"Permasalahan ini pada akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan telah membuat surat pernyataan bersama, serta berkomitmen tidak mengulangi dan tidak melakukan aksi balasan," ujar AKP Bhayangkara.
Situasi di lokasi saat ini telah kembali kondusif.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik di ruang publik.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-kdrt-aniaya-pemukulan.jpg)