Smapah di Bali
Made Hiroki Rampungkan Mesin Pengolah Sampah 'Solusi Aksara', Siap Uji Operasi di 2 Bulan Mendatang!
Teknologi pirolisis yang digunakan pada Solusi Aksara dirancang untuk mengolah sampah tanpa pembakaran terbuka.
TRIBUN-BALI.COM – Inovasi pengolahan sampah karya anak bangsa kembali hadir di Bali. Setelah melalui proses perancangan, pengembangan, dan serangkaian pengujian teknis, mesin pengolah sampah berbasis teknologi pirolisis yang dikenal dengan nama “Solusi Aksara” kini telah berhasil dirampungkan dan memasuki tahap penyempurnaan akhir.
Mesin yang dimiliki dan dikembangkan Made Hiroki ini, mengadopsi teknologi pirolisis yang berasal dari Jepang dan telah disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya di Bali.
Saat ini, unit demonstrasi (demo unit) masih berada dalam tahap pengujian intensif guna memastikan seluruh sistem bekerja secara maksimal, aman, dan sesuai dengan standar operasional yang diharapkan. Targetnya, mesin tersebut akan memasuki tahap uji operasi lapangan dalam waktu sekitar dua bulan ke depan.
Menurut Made Hiroki, proses pengujian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan performa mesin dapat memberikan hasil terbaik sebelum diterapkan secara luas.
Baca juga: Wamen Puji Keterlibatan Disabilitas dalam Peed Aye PKB 2026, Harap Kunjungan di Atas 1,6 Juta
Baca juga: Keunikan Pembukaan PKB 2026: Dibuka Wayan Koster, Prabowo Batal Hadir Hingga Tarian Barong Masal
“Kami tidak ingin terburu-buru. Saat ini fokus kami adalah memastikan setiap komponen bekerja secara optimal sehingga ketika mesin mulai beroperasi, manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Made Hiroki.
Teknologi pirolisis yang digunakan pada Solusi Aksara, dirancang untuk mengolah sampah tanpa pembakaran terbuka. Dalam prosesnya, material sampah diuraikan melalui pemanasan dalam ruang tertutup sehingga menghasilkan emisi yang sangat minim.
Hasil keluaran utama berupa uap yang telah melalui sistem pengolahan dan tidak mengandung zat berbahaya bagi lingkungan. Pengembangan Solusi Aksara, merupakan bagian dari upaya menghadirkan alternatif pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban, tempat pemrosesan akhir (TPA) serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih.
Made Hiroki juga menyampaikan, apresiasi kepada berbagai pihak, yang telah memberikan dukungan selama proses pengembangan berlangsung. Ia berharap inovasi ini nantinya dapat diterima dengan baik, oleh pemerintah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan yang bergerak di bidang lingkungan hidup.
“Kami percaya bahwa persoalan sampah memerlukan kolaborasi semua pihak. Solusi Aksara hadir bukan hanya sebagai sebuah mesin, tetapi sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi Bali dan Indonesia,” tambahnya.
Dengan selesainya tahap pembangunan mesin demo ini, Solusi Aksara memasuki fase penting menuju implementasi nyata di lapangan. Tim pengembang optimistis bahwa hasil pengujian dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi langkah awal menuju penerapan teknologi pengolahan sampah yang lebih modern dan berwawasan lingkungan di Indonesia. (*)
| Prabowo Absen Lagi, Pesta Kesenian Bali Dibuka Koster, 3 Kali Berturut-turut PKB Tak Dibuka Presiden |
|
|---|
| Kebutuhan Galungan, Pemotongan Babi di RPH Pesanggaran Denpasar Bali Diprediksi Naik 30 Persen |
|
|---|
| BPSDM Perhubungan Ajak Pemerintah Daerah di Bali Cetak SDM Transportasi Berkualitas |
|
|---|
| Bupati Adi Arnawa Tinjau Gladi Bersih Ped Aya Duta Badung untuk PKB 2026 |
|
|---|
| 2 Maling di Denpasar Bali Diciduk Polisi Usai Jadi Sorotan, PT dan OM Curi Tabung Gas di Tiga Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Menurut-Made-Hiroki-proses-pengujian-dilakukan-secara-menyeluruh-untuk-memastikan.jpg)