Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hari Raya Galungan

Makna Hari Penyajaan Galungan 15 Juni 2026: Persiapan Jaje Uli hingga Pengendalian Diri

Makna Hari Penyajaan Galungan 15 Juni 2026: Persiapan Jaje Uli hingga Pengendalian Diri Menjelang Kemenangan Dharma

Tayang:
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Penjual jajanan upakara di Pasar Yadnya Blahbatuh, Gianyar, Bali sedang melayani pembeli, Minggu 17 September 2023. Makna Hari Penyajaan Galungan 15 Juni 2026: Persiapan Jaje Uli hingga Pengendalian Diri 

TRIBUN-BALI.COM - Hari Penyajaan menjadi salah satu rangkaian penting yang dilaksanakan umat Hindu di Bali menjelang Hari Raya Galungan.

Pada Senin, 15 Juni 2026 atau Soma Pon wuku Dunggulan, umat mulai melakukan persiapan lahir dan batin untuk menyambut kemenangan dharma (kebenaran) atas adharma (kejahatan).

Selain identik dengan tradisi membuat jaje dan menyiapkan sarana upakara, Penyajaan juga memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai momentum memperkuat kesungguhan hati, melakukan pengendalian diri, serta membersihkan pikiran sebelum memasuki puncak perayaan Galungan.

Penyajaan Galungan adalah salah satu rangkaian penting dalam persiapan menyambut Hari Raya Galungan bagi umat Hindu di Bali.

 

Pada hari ini, umat Hindu mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual, untuk menyambut hari kemenangan  dharma  (kebaikan) atas  adharma  (kejahatan).

Secara tradisional, hari Penyajaan dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis jajan atau makanan tradisional yang akan digunakan dalam persembahan pada hari Galungan.

Baca juga: 30 Ucapan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026 Berbagai Bahasa, Sederhana dan Penuh Makna

Salah satu jajan yang umum dibuat adalah  jaje uli , yang berbahan dasar ketan.

Jaje uli merupakan simbol kemakmuran dan kekuatan spiritual, yang dipercaya membantu umat Hindu dalam menghadapi tantangan hidup.

Selain jaje uli, umat Hindu juga mempersiapkan sarana upakara (persembahan) lainnya, termasuk yang terbuat dari janur, slepan (daun kelapa kering), dan ron (dedaunan).

Upakara ini nantinya akan digunakan sebagai persembahan untuk para dewa dan leluhur, simbol rasa syukur dan doa permohonan akan berkah.

Namun, persiapan fisik bukanlah satu-satunya fokus pada hari Penyajaan.

Secara filosofi, kata "Penyajaan" berasal dari kata  "saja" , yang dalam bahasa Bali berarti sungguh-sungguh.

Hari ini dimaknai sebagai momen bagi umat Hindu untuk memperkuat  kesungguhan  dalam menyambut Galungan.

Hal ini terkait erat dengan makna spiritual Penyajaan, di mana umat Hindu diharapkan lebih tekun dalam melakukan  pengendalian diri , baik dari segi pikiran, emosi, maupun tindakan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved