Kebakaran di Bangli
15 Ribu Ayam Tewas Terbakar Di Bangli Bali, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Api sudah membakar bagian bawah kandang dan dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan di Bangli
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sebuah kandang ayam di wilayah Banjar Sama Undisan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, mengalami kebakaran pada Sabtu 20 Desember 2025.
Kerugian yang timbul dari peristiwa ini mencapai Rp 1,5 miliar.
Aparat kepolisian Polsek Tembuku masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran.
Kanit Reskrim Polsek Tembuku, Ipda I Nengah Kariawan, seizin Kapolsek, Minggu 21 Desember 2025 menjelaskan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 00.20 Wita di kandang ayam pedaging milik I Made Madra Oktaviana (30).
Baca juga: Kerahkan 2 Mobil Damkar dan 1 AWC Polisi, Klarifikasi yang Kebakaran Bukan Rumah Pekak Petruk!
Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Unit Reskrim Polsek Tembuku langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penanganan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Dijelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh karyawan kandang yang mendengar alarm kandang berbunyi.
Saat dicek, api sudah membakar bagian bawah kandang dan dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan.
“Anggota kami langsung mendatangi TKP, melakukan pengamanan, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan berjalan optimal,” ujar Ipda Kariawan.
Dalam upaya pemadaman, pihak Kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli.
Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 01.00 Wita, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.30 Wita.
Akibat kebakaran tersebut, kata Ipda Kariawan, satu unit kandang ayam berukuran 9 meter x 60 meter yang berisi sekitar 15.000 ekor ayam pedaging berusia 9 hari hangus terbakar, termasuk satu unit mesin genset, mesin blower, panel pemanas, serta pakan ayam sebanyak kurang lebih 389 sak.
"Total kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp1,5 miliar," bebernya.
Dalam penanganan kasus ini, pihak Kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa arang sisa kebakaran dan panel pelet pemanas kandang.
Selain itu, Unit Reskrim Polsek Tembuku juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Piket Identifikasi Polres Bangli untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk sementara, korban tidak mencurigai adanya unsur kesengajaan dan menganggap peristiwa ini sebagai musibah. Namun demikian, kami tetap melakukan penyelidikan sesuai prosedur guna memastikan penyebab kebakaran secara pasti,” tambahnya.
Polsek Tembuku menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum secara profesional dalam setiap peristiwa yang terjadi di wilayah hukumnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/15-Ribu-Ayam-Tewas-Terbakar-Di-Bangli-Bali-Kerugian-Capai-Rp15-Miliar.jpg)