Kebakaran di Jembrana
Puskesmas II Negara Kebakaran, Pasien Dipulangkan dan Dirujuk ke RSU Negara
Kebakaran terjadi di Puskesmas II Negara di Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kebakaran terjadi di Puskesmas II Negara di Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis 27 November 2025 malam.
Hal ini menyebabkan petugas hingga keluarga pasien sempat panik.
Diduga, kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting pada mesin pengering cuci tangan di ruang jaga perawat faskes setempat.
Tak korban dalam peristiwa ini. Namun, dua pasien dipulangkan dan dua orang pasien lainnya dirujuk ke RSU Negara.
Baca juga: Ungkap Kenangan Pahit, Kisah Pedagang Korban Kebakaran di Pasar Menanga: Saya Sedang Mebat
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh salah satu keluarga pasien.
Ia awalnya melihat api seperti api lilin pada mesin pengering cuci tangan yang terletak di ruang jaga perawat.
Tak lama kemudian, api justru mulai membesar dan menimbulkan kepulan asap yang keluar dari ruangan tersebut.
Mengetahui hal tersebut, Petugas Puskesmas segera menghubungi Petugas Damkar Jembrana sembari mencoba memadamkan api menggunakan apar sebanyak dua tabung.
Baca juga: Kebakaran Pasar Menanga, 11 Kios Dipasangi Garis Polisi, Tim Inafis Telusuri Penyebab
"Dua armada meluncur ke TKP untuk melakukan penanganan," kata Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana saat dikonfirmasi, Jumat 28 Nopember 2025.
Dia melanjutkan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun kerusakan mesin pengering cuci tangan tersebut menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp1,2 Juta.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra menyebutkan, langkah pencegahan dan menjaga kenyamanan, dua orang pasien sudah diperbolehkan pulang.
Baca juga: Damkar Klungkung Ikut Bantu Penanganan Kebakaran Pasar Menanga, Cegah Api Merembet ke Pemukiman
Sementara dua lainnya masih perlu perawatan dan dirujuk ke RSU Negara.
"Kami imbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan kerja maupun fasilitas umum," imbaunya. (*)
Berita lainnya di Kebakaran di Jembrana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Penanganan-kebakaran-di-Puskesmas-II-Negara-12.jpg)