Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Bangli

KEMBANG API Diduga Jadi Pemicu Kebakaran di Pura Puseh Kintamani, Kini TKP Dipasangi Garis Polisi

Api menghanguskan Meru Pelinggih Bhatara Wisnu tumpang tiga. Pihak kepolisian menduga, kebakaran disebabkan percikan kembang api.

Tayang:
Istimewa
Kebakaran - Kebakaran melanda Pura Puseh Kintamani di Banjar Jayamaruti, Desa/Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 Wita. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tragedi kebakaran melanda Pura Puseh Kintamani di Banjar Jayamaruti, Desa/Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 Wita.

Dalam peristiwa ini, api menghanguskan Meru Pelinggih Bhatara Wisnu tumpang tiga. Pihak kepolisian menduga, kebakaran disebabkan percikan kembang api.

Berdasarkan data Mapolres Bangli, peristiwa tersebut pertama kali diketahui I Wayan Adi Darma (41) yang tinggal di Banjar Surakarma, Desa Kintamani.

Saat itu ia mengaku mendengar suara ledakan kembang api di sekitar pura sekitar pukul 07.30 Wita. Kemudian, sekitar pukul 08.30 Wita, ia melihat asap keluar dari atap meru yang terbuat dari ijuk.

Baca juga: ULAH PATI di Jembatan Tukad Bangkung, Korban Diduga Panjat Railing Lalu Lompat, Sandalnya Tertinggal

Baca juga: PERANG Kembang Api di Simpang 6 Denpasar Terungkap Motifnya! Dilakukan 8 Anak Secara Spontan?

Pasca melihat hal tersebut, ia pun memberi tahu berbagai pihak, hingga warga sekitar, perangkat Desa Kintamani, dan anggota Polsek Kintamani segera melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya.

Tim Damkar Kabupaten Bangli tiba di lokasi pukul 09.41 Wita, dan berhasil memadamkan api pada pukul 10.23 Wita. Akibat kebakaran, Desa Adat Kintamani mengalami kerugian kurang lebih Rp400 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia menjelaskan, sebelum peristiwa kebakaran terjadi, saksi U Wayan Adi Darma yang sedang berada di kandang ayamnya tepatnya di sebelah utara Pura Puseh Desa Kintamani sempat mendengar suara ledakan kembang api di sekitaran pura.

Setelah itu sekitar pukul 08.30 Wita, ia yang berada di kandang ayamnya melihat atap meru yang terbuat dari ijuk di pura Puseh Desa Kintamani sudah mengeluarkan asap.

"Setelah itu saksi langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor desa, kemudian warga masyarakat, perangkat Desa Kintamani dan anggota Polsek Kintamani melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya, hingga pukul 09.41 Wita Damkar Bangli tiba di lokasi dan langsung memadamkan api yang masih menyala, dan pada pukul 10.23 Wita api sudah bisa padamkan," ujarnya seizin Kapolres Bangli, AKBP James Rajagukguk.

Ia mengatakan, saat ini Polsek Kintamani masih melakukan penyelidikan pihak yang menyalakan kembang api tersebut. "Masih dalam penyelidikan," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved