Seputar Bali
Pilkel Serentak Bangli 2026, Incumbent dan Mantan Pejabat Tersingkir
Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Bangli menghadirkan sejumlah kejutan usai sejumlah petahana tersingkir
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Bangli menghadirkan sejumlah kejutan.
Dari sembilan desa yang menggelar pesta demokrasi tingkat desa pada Kamis, 4 Juni 2026, sejumlah petahana (incumbent) dan mantan pejabat harus mengakui keunggulan rivalnya.
Sebanyak delapan desa yang melaksanakan Pilkel berada di Kecamatan Kintamani, yakni Desa Subaya, Dausa, Binyan, Pinggan, Bonyoh, Kintamani, Abang Batudinding, dan Belantih. Satu desa lainnya adalah Desa Bunutin di Kecamatan Bangli.
Sorotan utama terjadi di Desa Bonyoh. Calon petahana, I Wayan Diana, gagal mempertahankan jabatannya setelah kalah dari I Ketut Putra Indrawan.
Baca juga: Kenalkan Yadnya Sampah, Cara Baru Warga Badung Biayai Upacara Adat dari Hasil Bank Sampah
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Ketut Putra Indrawan memperoleh 477 suara, sedangkan Wayan Diana hanya meraih 322 suara.
Kejutan lainnya terjadi di Desa Belantih. Mantan pejabat Pemkab Bangli sekaligus salah satu kandidat kuat, I Ketut Riang, harus menerima kenyataan pahit setelah kalah telak dari I Wayan Agus Setiawan.
Dari empat calon yang bertarung, Agus Setiawan keluar sebagai pemenang dengan perolehan 1.103 suara, sementara Ketut Riang hanya mengumpulkan 413 suara.
Di Desa Subaya, pertarungan dua kandidat dimenangkan I Wayan Jonoarta yang meraih 468 suara, mengungguli Ketut Suar dengan 360 suara.
Baca juga: Buleleng Uji Coba Bansos Digital, Pemilik Mobil dan Rumah Berdaya Listrik Tinggi Bisa Tersaring
Sementara di Desa Dausa, I Gede Ariada tampil dominan dengan mengantongi 868 suara, jauh meninggalkan pesaingnya, I Made Sidiasa, yang memperoleh 169 suara.
Untuk Desa Binyan, I Ketut Sugita memenangkan pemilihan dengan 166 suara, mengungguli I Ketut Mandia yang memperoleh 93 suara.
Persaingan ketat terjadi di Desa Pinggan, di mana I Wayan Sersan menang tipis atas I Nyoman Sudiasa dengan selisih 24 suara.
Wayan Sersan memperoleh 606 suara, sedangkan Sudiasa meraih 582 suara.
Baca juga: Sopir Asal Jawa Barat Meninggal Mendadak di Buleleng, Polisi Temukan Nebulizer di Kamar Kos
Di Desa Kintamani, I Ketut Sumartika berhasil memenangkan kontestasi dengan 2.210 suara, mengungguli I Nyoman Jantra yang memperoleh 1.981 suara.
Sementara di Desa Abang Batudinding, I Ketut Pasek Sentana sukses mengalahkan dua kandidat lainnya dengan raihan 670 suara.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bangli, Dewa Agung Purnama, mengatakan seluruh rangkaian Pilkel Serentak berlangsung aman dan lancar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/PROSES-Proses-Pemilihan-Perbekel-Pilkel-Serentak-2026-di-Kabupaten-Bangli.jpg)