bisnis
HARGA Cabai Tidak Wajar? Satgas Pangan Polda Bali Sidak di Pasar Kreneng
Satgas Pangan Polda Bali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng, Denpasar, pada Kamis (5/2).
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Satgas Pangan Polda Bali mulai mengawasi stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang puasa Ramadan 1447 H/2026.
Satgas Pangan Polda Bali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kreneng, Denpasar, pada Kamis (5/2).
Tim gabungan menemukan adanya praktik penjualan yang tidak wajar. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga yang sering dimanfaatkan oknum tertentu menjelang Ramadan dan Hari Raya Lebaran.
Sidak harga menyasar komoditas utama seperti beras, telur, bawang, dan daging. Perhatian tim gabungan tertuju pada satu kios yang menjual cabai dengan harga di luar ketentuan. Tanpa kompromi, petugas langsung melayangkan surat teguran sebagai bentuk pembinaan pertama.
Baca juga: TABRAK Jukung Astika Hingga Terombang-ambing di Perairan Tulamben, Kesenggol Tug Boat!
Baca juga: DUEL Ariadi & David Berujung Aksi Pengeroyokan di Depan GOR Bhuwana Patra, Dipicu Mendorong Istri
Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP William Sitorus mengungkapkan, tingginya harga di tingkat pasar seringkali dipicu permainan di rantai distribusi yang terlalu panjang.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar. Pengawasan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait, sekaligus mendorong distribusi yang lebih efisien agar tidak terjadi permainan harga di pasar,” ujar AKBP Sitorus.
Sidak ini bukan sekadar kegiatan rutin. Kehadiran tokoh-tokoh penting menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di Bali.
Turut hadir dalam sidak kemarin, Kepala Bulog Wilayah Provinsi Bali, M Anwar, Kabag Protokol dan TU Pimpinan Badan Pangan Nasional, Bhaskoro Dwi Widhianto, Perwakilan Dinas Pertanian, PMPTSP, dan Disperindag Provinsi Bali.
Tim gabungan tidak hanya mengecek label harga, tetapi juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk memetakan jalur distribusi dari hulu hingga ke tangan konsumen.
Polda Bali menegaskan operasi pasar ini bukanlah yang terakhir. Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan berkala hingga Idul Fitri tiba.
“Tujuannya untuk menciptakan situasi pasar yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka,” bebernya.
Bagi para spekulan atau oknum yang mencoba mempermainkan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat, Satgas Pangan Polda Bali memberikan sinyal peringatan. Tim Satgas Pangan juga tidak akan segan melakukan tindakan lebih lanjut jika pembinaan awal tidak diindahkan. (ian)
| IMING-iming Pajak 0 Persen, KEK Kura-Kura Jadi Indonesia Financial Center? Saingi Dubai & Singapura! |
|
|---|
| TransNusa Raih Penghargaan Top Airlines by Absolute Passenger Growth – Southeast Asia Category |
|
|---|
| SINYAL Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan, Home Deco Expo Bali pada 20-23 Mei 2026 |
|
|---|
| Beras Lokal Belum Maksimal Terserap di FSJ |
|
|---|
| QRIS Wondr by BNI Kini Bisa Dipakai di China |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Satgas-Pangan-Polda-Bali-melakukan-sidak-di-Pasar-Kreneng-Denpasar.jpg)