Bisnis
Simpanan Kelas Menengah Bawah Meningkat 3 Persen, Tapi Penarikan Dana Juga Ada
Pelayanan nasabah di Bank Mandiri, Jakarta, beberapa hari lalu. Tren simpanan nasabah segmen menengah bawah atau di bawah Rp 100 juta
TRIBUN-BALI.COM - Tren simpanan nasabah segmen menengah bawah atau di bawah Rp 100 juta di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menunjukkan pertumbuhan di awal 2026.
Head of Deposit Product Management Bank Mandiri, Mega Ekaputri Pujianto, mengatakan simpanan segmen ini mulai tumbuh sekitar 3 persen secara bulanan pada awal tahun 2026.
“Perbaikan ini didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat serta faktor musiman seperti pembayaran gaji dan meningkatnya aktivitas ekonomi,” ujarnya, Jumat (17/4).
Meski demikian, fenomena makan tabungan atau penarikan dana masih terjadi, meskipun bersifat selektif. Ia menyebut penggunaan tabungan umumnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan biaya hidup.
Ke depan, Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan simpanan akan bergerak positif secara bertahap sepanjang 2026, dengan kisaran di atas 8 % .
Baca juga: TAMPAR Pegawai, Tak Terima Tarif Pijat, AWH yang Memukul dan Ancam Bakar SPA di Dentim Diamankan!
Baca juga: ASTAGA Penumpang Kapal Terjatuh di Laut Selat Bali, Beruntung Korban Berhasil Diselamatkan
Namun, dinamika ekonomi global dan domestik yang masih bergejolak tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
“Fenomena makan tabungan masih mungkin terjadi, tetapi intensitasnya cenderung menurun dibandingkan periode sebelumnya,” tambahnya.
Untuk mendorong penghimpunan dana, Bank Mandiri mengandalkan berbagai strategi, mulai dari optimalisasi layanan digital hingga pengembangan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan nasabah. Perseroan juga meningkatkan engagement melalui program loyalitas.
Selain itu, sinergi ekosistem terus diperkuat guna mendongkrak dana murah atau current account saving account (CASA), yang saat ini porsinya telah mencapai lebih dari 71?ri total dana pihak ketiga (DPK). (kontan)
| WADUH! Harga Beras dan Migor Naik Tajam, Komoditas Hortikultura dan Protein Hewani Terkoreksi |
|
|---|
| IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Ini Sebabnya! |
|
|---|
| Pupuk Indonesia Bidik Peluang Ekspor Urea, Simak Beritanya! |
|
|---|
| HINGGA April 2026, 10 Kapal Pesiar Kunjungi Buleleng, Bawa 11 Ribu Lebih Wisatawan Mancanegara |
|
|---|
| JAMIN Harga Beras Stabil, Bulog Pastikan Tidak Ada Kenaikan, Tak Terpengaruh Biaya Kemasan Melonjak! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelayanan-nasabah-di-Bank-Mandiri-Jakarta-beberapa-hari-lalu-Tren-simpanan-nasabah.jpg)