Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Jalan Rusak di Bali

KINI Bisa Dilewati Roda 4, Perbaikan Jalan Dauh Labak Singakerta Dikebut, Truk Belum Bisa Melintas!

Tampak di sana pekerja proyek masih melakukan pengecoran terhadap tanggul sungai yang ada di bawah jalan raya.

Tayang:
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
LALU LINTAS - Kondisi jalan di Banjar Dauh Labak, Desa Singakerta Kecamatan Ubud Gianyar Bali, Minggu (30/11). 

TRIBUN-BALI.COM - Proyek perbaikan Jalan Raya Dauh Labak, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun untuk kendaraan berat, seperti truk belum bisa melintas, dikarenakan masih terdapat material dan alat proyek yang menutupi sebagian jalan.

Pantauan Tribun Bali, Minggu (30/11), arus lalu lintas di jalur ini telah dilalui kendaraan roda empat. Namun mereka harus bergantian melintas jalan, karena sebagian jalan masih ditutupi material. Tampak di sana pekerja proyek masih melakukan pengecoran terhadap tanggul sungai yang ada di bawah jalan raya.

Hal yang berbeda pun terlihat pada konstruksi jalan. Sebelumnya, saluran air yang ada di bawah jalan hanya menggunakan beton lengkung dengan diameter kecil. Namun saat ini sudah dipasangi beton kotak dengan lebar dan tinggi lebih dari dua meter. Hal ini membuat air sungai ketika meluap, tidak lagi mengikis tanah yang ada di bawah jalan.

Baca juga: 2 Terminal Diusulkan Jadi Aset Denpasar, Digunakan Koperasi Merah Putih dan Tempat Pedagang

Baca juga: Alit Wardana: Tetap Mengabdi untuk Denpasar, Purna Tugas dari Jabatan Sekda Per 1 Desember 2025

Sebelumnya, jalan tersebut dua kali jebol. Sebab air sungai mengikis tanah yang ada di bawah jalan aspal.

Meskipun telah bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun arus lalu lintas di jalan ini belum padat seperti biasanya. Diduga masih banyak pengendara yang belum mengetahui hal ini. Terbukti, masih banyak kendaraan yang keluar masuk jalur Jukut Paku yang sebelumnya menjadi jalur alternatif menghindari jalan jebol ini.

Sekda Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama mengatakan, pihaknya akan terus mengkebut pengerjaan agar secepatnya bisa dilalui secara normal. Dia mengatakan, pengerjaan perbaikan ini memang membutuhkan waktu yang relatif lama. Sebab sebelumnya pihaknya harus memastikan jenis konstruksi di bawah jalan agar benar-benar kuat. 

"Saat ini konstruksi di bawah jembatan sudah kuat, selain itu sungai yang ada di bawahnya juga kita perbaiki, sehingga saat hujan atau air meluap, air bisa tetap mengalir tanpa mengikis tanah yang ada di bawah jalan," ujarnya. (weg)

Tidak Buang Sampah Sembarangan

Sekda Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga mengajak masyarakat agar ikut merawat, dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. Sebab sumbatan jalan menjadi salah satu penyebab banjir. "Mari kita rawat bersama-sama dengan tidak membuang sampah ke sungai," tegasnya. (weg)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved