Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Dimulai Februari 2026, 6.534 Ekor Anjing di Denpasar Bali Telah Divaksin Rabies

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar berkata cakupan vaksinasi rabies sebesar 7,74 persen.

Tayang:
Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan vaksinasi rabies pada anjing di Kota Denpasar. Dimulai Februari 2026, 6.534 Ekor Anjing di Denpasar Bali Telah Divaksin Rabies 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Vaksinasi rabies untuk hewan penular rabies (HPR) khususnya anjing di Denpasar telah dimulai sejak 3 Februari 2026.

Baru sebulan berjalan, hingga 2 Maret 2026 sebanyak 6.534 ekor anjing telah divaksin rabies di empat kecamatan.

Jika dilihat dari jumlah populasi, cakupan vaksinasi ini sebesar 7,74 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh. Ni Made Suparmi, Senin 2 Maret 2026.

Baca juga: Anjing Liar Banyak di Jembrana Bali, Risiko Rabies Meningkat, Diduga Karena Pembuangan Anak Anjing

Ia menambahkan, di tahun 2026 ini, populasi anjing di Denpasar sebanyak 84.369 ekor.

"Sebarannya yakni Denpasar Barat 18.806 ekor, Denpasar Timur 17.221 ekor, Denpasar Utara 23.277 ekor dan Denpasar Selatan 25.065 ekor," ungkapnya.

Adapun target cakupan vaksinasi di tahun 2026 yakni 92,7 persen.

"Tahun lalu kami sudah melampaui target yakni 91,61 persen, sehingga tahun ini kami tingkatkan lagi targetnya," imbuhnya.

Sementara terkait kasus rabies, pihaknya menemukan satu anjing positif rabies sejak Januari 2026.

Anjing yang terkonfirmasi positif ini berada di wilayah Desa Padangsambian Kaja.

"Kasus positif rabies sampai dengan 2 Maret 2026, kami temukan 1 ekor kasus positif pada anjing di wilayah Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat," paparnya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi ini, pihaknya melakukan door to door hingga ke rumah-rumah warga.

Selain itu, vaksinasi juga digelar di balai banjar maupun dalam kegiatan yang digelar Pemkot Denpasar.

Seperti halnya saat pelaksanaan DTIK Festival pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026, pihaknya menggelar kegiatan vaksinasi dalam acara tersebut.

Dengan digencarkannya vaksinasi, ia berharap kasus positif rabies pada anjing tak meningkat.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar tak ditemukan kasus rabies pada manusia.

"Kami akan lakukan vaksinasi ulang setiap tahunnya. Dengan meningkatkan capaian vaksin, kami berharap bisa menekan kasus positif rabies pada hewan dan tidak sampai menular ke manusia," katanya. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved