Berita Denpasar
Berstatus BLUD, RSUD Wangaya Denpasar Bali Kelola Operasional Secara Mandiri
rumah sakit tidak sepenuhnya bergantung pada subsidi pemerintah daerah untuk menjalankan operasional sehari-hari.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Wangaya Denpasar kini mengelola sebagian besar kebutuhan operasionalnya secara mandiri.
Wangaya pun kini merencanakan seluruh kebutuhan operasional dalam satu tahun anggaran.
Mulai dari pengadaan obat-obatan hingga pembiayaan gaji pegawai tanpa banyak disubsidi pemerintah daerah.
Direktur Utama RSUD Wangaya, AA Gde Widiasa, mengatakan status BLUD memberikan fleksibilitas bagi rumah sakit dalam mengelola keuangan dan pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: RSUD Karangasem Rencana Tambah CT Scan Canggih hingga Siapkan Layanan Racik Obat Kanker
Ia mengatakan, sebagian besar kebutuhan operasional rumah sakit dipenuhi dari pendapatan yang diperoleh melalui layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien.
"Dengan sistem BLUD, semua kebutuhan operasional sudah kami rencanakan dalam satu tahun anggaran. Mulai dari obat-obatan, kebutuhan operasional rumah sakit, hingga gaji pegawai sudah dipersiapkan dari awal," ujar Widiasa, Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sebagian besar pembiayaan operasional rumah sakit berasal dari pendapatan layanan RSUD Wangaya.
Dengan demikian, rumah sakit tidak sepenuhnya bergantung pada subsidi pemerintah daerah untuk menjalankan operasional sehari-hari.
Meski demikian, pemerintah tetap memberikan dukungan untuk beberapa kebutuhan tertentu, terutama yang berkaitan dengan pengadaan alat kesehatan.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Untuk operasional rutin seperti obat-obatan, kebutuhan rumah tangga rumah sakit, dan gaji pegawai kami kelola dari pendapatan rumah sakit. Namun untuk beberapa alat kesehatan tertentu masih ada dukungan dari pemerintah," imbuhnya.
RSUD Wangaya juga tetap menjalankan fungsi sebagai rumah sakit rujukan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional.
Rumah sakit ini menerima pasien rujukan melalui sistem rujukan berjenjang yang diterapkan oleh BPJS Kesehatan.
Gung Widiasa menegaskan, untuk memastikan pelayanan kepada pasien berjalan optimal, perencanaan kebutuhan obat dan pelayanan kesehatan dilakukan berdasarkan data kunjungan pasien pada tahun sebelumnya.
Dengan cara tersebut, pihak rumah sakit dapat memperkirakan kebutuhan pelayanan pada tahun berjalan.
"Perencanaan kebutuhan obat dan pelayanan kami lakukan sejak awal tahun dengan melihat data kunjungan pasien pada tahun sebelumnya. Dengan begitu kami bisa memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan optimal," ungkapnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Berstatus-BLUD-RSUD-Wangaya-Denpasar-Bali-Kelola-Operasional-Secara-Mandiri.jpg)