Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Denpasar

Gudang di Kebo Iwa Denpasar Bali Terbakar, 19 Kamar Mess Hangus, 1 Karyawan Alami Luka Bakar

Kejadian bermula saat Ahmad Fauzi (26), tengah duduk di depan kamar rekannya pada pukul 18.00 Wita. 

Tayang:
Istimewa/Polresta Denpasar
Kebakaran di CV. Faradiba Furniture yang berlokasi di Jalan Kebo Iwa Utara, Gang Batu Kapur, Nomor 40 X, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat. Gudang di Kebo Iwa Denpasar Bali Terbakar, 19 Kamar Mess Hangus, 1 Karyawan Alami Luka Bakar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Peristiwa kebakaran melanda gudang bahan baku mebel dan mess karyawan CV. Faradiba Furniture yang berlokasi di Jalan Kebo Iwa Utara, Gang Batu Kapur, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Bali, pada Sabtu 18 April 2026, sekitar pukul 18.00 Wita. 

Selain menghanguskan bangunan dan material kayu, insiden ini menyebabkan satu orang karyawan harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa api melahap gudang berisi kayu bahan baku serta 19 kamar mess yang ditempati para karyawan. 

Upaya pemadaman berlangsung dramatis dengan melibatkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Denpasar.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Padangsambian, Samsul Lemas Bedengnya Terbakar hingga Merembet ke Pelinggih

"Api dengan cepat membesar karena material di lokasi merupakan bahan yang mudah terbakar," ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Minggu 19 April 2026. 

Kejadian bermula saat Ahmad Fauzi (26), tengah duduk di depan kamar rekannya pada pukul 18.00 Wita. 

Secara tiba-tiba, ia melihat kobaran api muncul dari area pengelasan. 

Dalam situasi panik, Fauzi langsung menghubungi pemilik usaha dan berinisiatif mendatangi kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung untuk meminta bantuan.

"Saksi dan rekan-rekan kerjanya sempat berupaya memadamkan api menggunakan selang air dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan)," paparnya. 

"Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api telanjur membesar," imbuh dia. 

"Saksi hanya sempat menyelamatkan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, sementara kendaraan lain tidak bisa dievakuasi," jabar Kasi Humas.

Keterangan senada Fadlil Kirom (38). Ia mengaku baru keluar dari kamar mess saat api sudah berkobar hebat di tumpukan kayu bahan baku. 

Akibat cepatnya perambatan api, Fadlil tidak sempat menyelamatkan barang-barang pribadinya di dalam kamar, karena mess karyawan yang berjumlah 19 kamar itu turut hangus terbakar.

Terkait aktivitas di lokasi, Devi Putri (30) menerangkan bahwa saat kebakaran terjadi, operasional produksi sebenarnya sudah berakhir. 

"Operasional perusahaan dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita. Jadi, saat api muncul pada pukul 18.00 Wita, sudah tidak ada aktivitas produksi lagi di tempat kejadian perkara (TKP)," papar Iptu Adi Saputra.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved