Sampah di Bali
LIMBAH Kembang Api Meledak di Ubung Kaja Kagetkan Warga, Gara-gara Bakar Sampah
Setelah ditelusuri, sumber ledakan tersebut berasal dari limbah kembang api yang ikut terbakar di dalam tumpukan sampah arena dibuang sembarangan.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Warga di kawasan Jalan Sari Dana 2, Banjar Uma Sari, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara dikejutkan rentetan suara ledakan keras yang bersumber dari lahan kosong, Minggu (26/4) malam.
Setelah ditelusuri, sumber ledakan tersebut berasal dari limbah kembang api yang ikut terbakar di dalam tumpukan sampah arena dibuang sembarangan.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, peristiwa yang sempat viral di media sosial ini terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian ini, namun suara ledakan yang dihasilkan sempat memicu keresahan warga sekitar.
Kejadian bermula saat seorang warga setempat, Kadek Dodi Setiawan (26), yang sedang berada di rumah tiba-tiba mendengar suara ledakan beruntun. Merasa curiga, ia segera menuju lahan kosong di dekat rumahnya dan mendapati kobaran api pada tumpukan sampah yang mengeluarkan letupan layaknya kembang api.
Baca juga: DISPAR Catat Asal Wisman ke Bali dari 68 Negara, ITDC Genjot Penataan Peninsula Island The Nusa Dua!
Baca juga: SUYENI Tidak Menyangka Bisa Diberangkatkan ke Turki, Klungkung Berangkatkan KK Miskin Kerja ke LN
Warga lain, Ketut Kus Maha Putra (47) mengaku melihat ada aktivitas pembakaran sampah dalam skala kecil pada sore hari di lokasi tersebut. Namun, ia tidak menyangka jika di dalam tumpukan sampah itu tertimbun limbah kembang api yang memicu ledakan besar saat api mulai membesar pada malam hari.
“Hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi di lokasi menunjukkan adanya seseorang yang membakar sampah, di mana di dalam sampah tersebut terdapat limbah kembang api. Akibatnya, timbul suara ledakan terebut,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, pada Senin (27/4).
Merespons laporan tersebut, tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Utara bersama Bhabinkamtibmas Ubung Kaja dan Unit Patroli yang dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) segera mengamankan lokasi.
Dua unit armada Pemadam Kebakaran (PMK) juga dikerahkan ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merembet ke bangunan di sekitarnya, mengingat lokasi tersebut berada di belakang kawasan Citraland.
Iptu I Gede Adi menambahkan, petugas menemukan barang bukti berupa dua dus sisa kembang api di titik api.
Berdasarkan penyelidikan awal, limbah kembang api tersebut diduga berasal dari gudang penyimpanan yang berada di Jalan Sari Dana II Nomor 9. Warga sempat melihat adanya aktivitas bongkar muat barang dari truk menuju gudang tersebut pada siang harinya.
“Saat ini pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di area lahan kosong tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
“Kami masih mendalami siapa pihak yang melakukan pembakaran sampah tersebut serta mendalami keterlibatan pihak gudang terkait pembuangan limbah kembang api ini,” sambung Iptu Gede Adi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak membuang limbah berbahaya atau bahan yang mudah meledak di tempat pembuangan sampah umum dengan cara dibakar. Ditegaskan hal itu dapat membahayakan keselamatan publik dan menyebabkan gangguan ketertiban. (ian)
| Galakkan Teba Modern dan Tradisional, Upaya Pemerintah Tekan Kiriman Sampah ke TPA Peh |
|
|---|
| Tumpukan Sampah di Kawasan Estuary Dam Tanah Kilap, DKLH Bali: Telah Ditangani Petugas |
|
|---|
| Pasang 3 Mesin, TPST Tahura 1 Dan 2 Denpasar Bali Ditarget Olah Sampah 300 Ton Per Hari |
|
|---|
| KRITIK Penanganan Sampah, 22 BEM Perguruan Tinggi se-Denpasar Temui Wali Kota, Ini Isi Permintaannya |
|
|---|
| Mesin Olah Sampah di Klungkung Target Uji Coba Awal Mei, Simak Berita Selengkapnya! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pihak-kepolisian-telah-memasang-garis-polisi-di-lahan-kosong-terjadinya-suara-ledakan-petasan.jpg)