Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Denpasar Bali Genjot Pasar Asia dan Australia untuk Tingkatkan Kunjungan

Perth, Australia yang merupakan sister city Kota Denpasar juga menjadi alasan Salles Mission digelar.

Tayang:
Istimewa/Communication Bandara Ngurah Rai
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Bandara Ngurah Rai Bali - Denpasar Bali Genjot Pasar Asia dan Australia untuk Tingkatkan Kunjungan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dampak konflik di kawasan Timur Tengah cukup dirasakan oleh pelaku pariwisata di Denpasar, Bali.

Kondisi ini berdampak pada kunjungan wisatawan ke Bali terutama untuk pasar Eropa.

Salah satu kendalanya yakni tingginya biaya penerbangan.

Terkait hal itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar, Ida Bagus Gde Sidharta Putra mengatakan, mau tidak mau pariwisata Denpasar harus mengalihkan pasar.

Baca juga: PHRI Sebut Bisnis Pariwisata Terdampak Konflik Timur Tengah, Bali Terimbas Paling Signifikan

Saat ini, pihaknya menggenjot pasar Asia termasuk Australia yang menjadi pasar potensial Denpasar.

"Kami mengalihkan market ke Asia misalnya China, India, Singpura, Jepang. Termasuk Australia. Agar ada mix market, jadi harus carikan yang lain," katanya.

Salah satu upaya tersebut yakni dengan menggelar Salles Mission ke Australia yang berlangsung belum lama ini.

Salles Mission di Australia ini atas kerja sama Badan Promosi Pariwisata Denpasar (BPPD).

Dalam acara ini mengajak sekitar 10 pelaku pariwisata dari Denpasar yang dipertemukan dengan 60 buyers di Australia.

Dipilihnya Australia menjadi sasaran Salles Mission dikarenakan beberapa alasan.

Pertama pasar Australia selama ini, kata Gusde, cukup potensial di Denpasar, terutama Sanur yang bisa di atas 55 persen untuk wisatawan Australia.

"Jadi saat ini kita dorong lagi, agar pasar Australia tetap terjaga. Kita yakinkan mereka meski harga tiket pesawat tinggi, tapi Bali masih lebih murah untuk dijadikan tempat traveling bagi mereka," katanya.

Selain itu, pasar Australia menurutnya perlu mendapat informasi baru terkait perkembangan destinasi melalui penataan-penataan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Denpasar.

Seperti halnya Sanur yang belakangan terus dilakukan penataan.

Di sisi lain, Perth, Australia yang merupakan sister city Kota Denpasar juga menjadi alasan Salles Mission digelar.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved