Berita Denpasar
SERIUS Tingkatkan Perolehan Pajak, Bapenda Denpasar Akan Luncurkan Kluster Kedai Pasar
SERIUS Tingkatkan Perolehan Pajak, Bapenda Denpasar Akan Luncurkan Kluster Kedai Pasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berbagai upaya akan dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Denpasar untuk meningkatkan perolehan pajak.
Salah satunya, dalam waktu dekat akan dilaksanakan peluncuran inovasi Kedai Pasar atau Klaster Ekonomi Digital Terintegrasi Panjer- Sesetan-Sidakarya.
"Ada 31 potensi pajak yang akan kami pasangi alat di area ini," kata Sekretaris Bapenda Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa, 16 Juni 2026.
Baca juga: Kronologi WNA Asal Belgia Ditemukan Meninggal di Vila Nusa Penida Bali, Berawal Setelah Sarapan
Peluncuran akan dilaksanakan pada 24 Juni 2026 ini bersamaan dengan pelaksanaan High Level Meeting (HLM).
Sebelumnya telah dilakukan peluncuran beberapa klaster meliputi Reditia (2023) atau Renon Digital Area, Melodi Sanur (2024) atau Melayani Obyek Pajak Digital Sanur, Pak Ketut (2024) atau Pajak Kawasan Ekonomi Teuku Umar Timur.
Baca juga: Hari Raya Galungan: Makna Kemenangan Dharma dan Sejarah yang Telah Berlangsung Sejak 882 Masehi
Kemudian ada Lapak Ketumbar (2024) atau Layanan Pajak Kawasan Ekonomi Teuku Umar Barat, Paon Gatsu (2025) atau Pajak Online Gatot Subroto, dan Kladi 5B (2025) atau Klaster Digital Kawasan Tukad Badung, Tukad Barito, Tukad Batanghari, Tukad Balian, dan Tukad Banyumas.
Hingga saat ini, klaster digital tersebut telah berhasil menjaring total 862 Wajib Pajak (WP), yang terdiri dari 72 Hotel, 704 Restoran, 51 Tempat Hiburan, dan 32 Tempat Parkir.
Sementara untuk realisasi pajak daerah sampai saat ini yakni untuk Pajak Reklame, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 10.000.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 5.360.050.285,08 rupiah atau sebesar 53,60 persen.
Untuk Pajak Air Tanah, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 8.000.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 4.436.103.807,00 rupiah atau sebesar 55,45 persen.
Lalu PBB-P2, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 125.000.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 34.006.058.504,00 rupiah atau sebesar 27,20 persen.
Kemudian BPHTB, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 262.000.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 120.675.855.689,00 rupiah atau sebesar 46,06 persen.
Selanjutnya PBJT Makanan dan/atau Minuman, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 368.500.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 214.169.092.871,55 rupiah atau sebesar 58,12 persen.
Untuk PBJT Tenaga Listrik, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 261.000.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 141.985.062.461,00 rupiah atau sebesar 54,40 persen.
Selain itu, PBJT Jasa Perhotelan, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 255.500.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 130.970.921.034,00 rupiah atau sebesar 51,26 persen.
Untuk PBJT Jasa Parkir, target tahun 2026 ditetapkan sebesar 7.500.000.000,00 rupiah. Realisasi sampai dengan bulan ini telah mencapai 4.354.253.464,00 rupiah atau sebesar 58,06 persen.
| 7 Jabatan Setingkat Kadis di Pemkot Denpasar Kosong, Pengisian Tunggu Arahan Walikota |
|
|---|
| Guru di Denpasar Apresiasi Kenaikan Tunjangan, Harap Ada Pengurangan Beban di Luar Mengajar |
|
|---|
| Pedagang Bendera Asal Bandung: Argentina, Portugal dan Brasil Jadi Primadona Warga di Denpasar |
|
|---|
| Guru di Denpasar Bali Apresiasi Kenaikan Tunjangan, Harap Ada Pengurangan Beban di Luar Mengajar |
|
|---|
| 7 Jabatan Setingkat Kepala Dinas di Pemkot Denpasar Kosong, Pengisian Tunggu Arahan Wali Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tingkatkan-Perolehan-Pajak-Bapenda-Denpasar-Akan-Luncurkan-Kluster-Kedai-Pasar-Akhir-Juni.jpg)