Berita Gianyar
Disdik Telusuri Siswa SMP yang Sembunyikan Motor Milik Pedagang Pasar Gianyar
Dunia pendidikan di Kabupaten Gianyar, Bali tercoreng ulah oknum sejumlah siswa yang diduga bersekolah di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Gianyar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dunia pendidikan di Kabupaten Gianyar, Bali tercoreng ulah oknum sejumlah siswa yang diduga bersekolah di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Gianyar.
Para siswa tersebut melakukan kenakalan dengan menyembunyikan sepeda motor pedagang.
Video rekaman tersebut pun kini viral di media sosial, dan mendapatkan banyak komentar negatif dari netizen.
Baca juga: GIANYAR Bidik Pendapatan Rp95 Miliar dari Pariwisata, Tirta Empul dan Goa Gajah Jadi Andalan!
Informasi dihimpun Tribun Bali, Selasa 27 Januari 2025, kelakuan siswa tersebut diviralkan oleh anak korban.
Dalam keterangannya, ia mengatakan orangtuanya sudah dua kali mengalami peristiwa tak mengenakan saat parkir motor di basemen Pasar Rakyat Gianyar.
"Orangtua saya pedagang di Pasar Gianyar, dimana bapak saya setiap hari parkirkan motornya di basement 2 selatan."
Baca juga: EVAKUASI Pria Tak Beridentitas Tergeletak di Jalan, Gianyar Sediakan Layanan Ambulans Gratis!
"Kejadian sudah 2 kali terjadi yang pertama motor bapak tiang dibobol dan dipindahkan ke parkiran bagian utara basement. Trus kejadian yang ke 2 terjadi kemarin tapi lebih parah."
"Dari info CCTV kejadian tersebut dilakukan oleh anak-anak yang pakai seragam SMP Negeri 3 Gianyar," ujar anak korban.
Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Wayan Mawa saat dikonfirmasi terkait adanya kejadian tersebut, langsung menelusuri kebenaran kejadian tersebut.
Baca juga: Pengendara Ojol Temukan Warga Tergeletak Di Jalan, Layanan Ambulans Gratis Gianyar Langsung Sigap
Iapun telah berkoordinasi dengan pihak sekolah yang siswanya diduga melakukan perbuatan tersebut.
Kata dia, siswa yang melakukan kenakalan tersebut telah ditemukan, dan memang benar bersekolah di SMPN 3 Gianyar.
Rencana, Rabu 28 Januari besok, siswa bersama orangtuanya akan dipertemukan dengan pihak korban.
Namun dari pengakuan pihak sekolah, saat peristiwa berlangsung, yakni 25 Januari 2026, para siswa ini sebenarnya sedang mendapatkan tugas membuat video kreatif.
Baca juga: GURU yang Video Call Tunjukkan Alat Kelamin ke Siswa di SMPN 6 Denpasar Langsung Dipecat!
Namun seharusnya kegiatan dilaksanakan di rumah.
Lalu, apakah kenalan tersebut bagian dari video kreatif, hal itu akan digali dalam pertemuan bersama korban.
"Besok akan ada pertemuan antara siswa, orangtuanya dan korban. Untuk tindak lanjutnya nanti seperti apa, kita tentukan sesuai pertemuan besok," ujarnya. (*)
Berita lainnya di Siswa SMP
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-rekaman-CCTV-saat-para-siswa-mengambil-motor-89.jpg)