Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bencana Alam di Bali

Dampak Angin Kencang Di Gianyar Bali, 8 Pohon Tumbang Dan 3 Bangunan Rusak

Bangunan Bale Gong berukuran kurang lebih 9 meter x 4,5 meter tersebut ambruk diduga akibat angin kencang yang disertai hujan deras. 

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bencana: Angin kencang sebabkan kerusakan di Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis 5 Maret 2026.Dampak Angin Kencang Di Gianyar Bali, 8 Pohon Tumbang Dan 3 Bangunan Rusak 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Angin kencang terjadi pada Kamis 5 Maret 2026 dini hari. Menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan bangunan rusak di Gianyar, Bali

Laporan sementara dari BPBD Gianyar menunjukkan bahwa ada 8 lokasi pohon tumbang dan 3 bangunan yang roboh.

Pohon tumbang terjadi di Desa Babakan, Alun-Alun Gianyar, Desa Belega, Desa Batuan, Desa Babakan, Jalan Ratna Desa Tegal Tugu, Desa Pering, dan Desa Tegallalang. 

Salah satu pohon beringin di Alun-Alun Gianyar menimpa bangunan Balai Bengong, menyebabkan kerugian sekitar 60 juta rupiah.

Baca juga: Gianyar Bali Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak

Bangunan yang roboh antara lain Balai Angklung Pura Desa di Desa Adat Nyuh Kuning dengan kerugian sekitar Rp 300 juta, kerusakan juga terjadi pada Halte Bus depan Kantor Kelurahan Gianyar, dan dapur milik Nyoman Ruders di Desa Guwang dengan kerugian sekitar 50 juta rupiah.

Salah satu yang menjadi sorotan ialah kerusakan pada bangunan Bale Gong di Pura Desa Lan Puseh Banjar Nyuh Kuning, Desa Mas, Kecamatan Ubud.  

Peristiwa tersebut diketahui pada Kamis, sekitar pukul 07.30 Wita.

Bangunan Bale Gong berukuran kurang lebih 9 meter x 4,5 meter tersebut ambruk diduga akibat angin kencang yang disertai hujan deras. 

Selain faktor cuaca, kondisi fondasi bangunan yang sudah lama dan rapuh juga menjadi penyebab robohnya bangunan tersebut.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. 

“Kami menerima laporan pada Kamis pagi dan langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Dari hasil pengecekan di lapangan dan keterangan saksi, bangunan Bale Gong roboh akibat angin kencang yang disertai hujan serta kondisi fondasi yang sudah rapuh karena bangunan lama,” ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 300 juta. 

Kejadian tersebut juga tidak menimbulkan kemacetan maupun dampak lain terhadap aktivitas masyarakat sekitar.

Kapolsek Ubud meminta warga Ubud agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca, mengingat saat ini cuaca ekstrem masih berlangsung. 

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi bangunan, terutama bangunan lama, guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Terkait pembersihan reruntuhan Bale Gong di Pura Desa Lan Puseh Banjar Nyuh Kuning, hingga saat ini masih menunggu penentuan tanggal pelaksanaan upacara adat oleh pihak pengempon pura. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved