Penganiayaan di Bali
Update Kasus Penebasan Agung Anom Di Gianyar Bali, Motif Terungkap, Korban Jawab ‘Di Hatimu’
Penganiayaan di Ketewel, Gianyar, Bali, cuma gara-gara hal sepele, Kapolsek: korban jawab 'di hatimu' saat ditanya-tanya
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Motif kasus penebasan terhadap Agung Anom (23) seorang warga Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar oleh I Wayan AP asal Kecamatan Sukawati, akhirnya terungkap.
Pemicu kasus tersebut hanya masalah sepele, yakni korban menjawab "di hatimu", saat teman pelaku menanyakan dimana ada lokasi kegiatan, yang berhubungan dengan aktivitas anak muda saat tengah malam.
Kapolsek Sukawati, Kompol Ketut Wiranata, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa antara korban dan pelaku penebasan memang tidak saling kenal.
Korban hanya kenal dengan teman pelaku (tak disebutkan identitasnya). Teman pelaku dalam kasus ini berstatus sebagai saksi.
Baca juga: Anom Diserang Orang Tak Dikenal Pakai Pedang Di Gianyar Bali, Polisi: Motif Masih Dalam Penyidikan
"Jadi, saksi dan korban ini ada dalam satu grup WhatsApp. Sempat ada percakapan, saksi menanyakan dimana ada acara, tapi dijawab di hatimu oleh korban. Entah karena pengaruh apa, saksi tersinggung, lalu janji ketemuan," ujar Kapolsek, Minggu 29 Maret 2026.
Namun dalam pertemuan tersebut, saksi membawa temannya, yakni I Wayan AP.
Dalam pertemuan tersebut, Wayan AP rupanya membawa senjata tajam, lalu menebas korban di bagian bahu.
Namun meskipun sebagai pemicu kasus, saksi tidak ditetapkan sebagai tersangka.
Kompol Wiranata mengatakan hal tersebut dikarenakan saksi tidak mengetahui bahwa teman yang diajaknya ternyata membawa senjata tajam (sajam) jenis pedang.
"Tersangkanya cuma satu, yakni IWAP yang melakukan pembebasan, saat ini ditangani Polsek, saksi mengaku ia tak tahu bahwa temannya ternyata pada sajam," ujarnya. (*)
Kumpulan Artikel Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Anom-Diserang-Orang-Tak-Dikenal-Pakai-Pedang-Di-Gianyar-Bali-Polisi.jpg)