Orang Hilang di Gianyar
Warga Hilang di Ubud Ditemukan Tewas di Aliran Sungai oleh Keluarganya
Tim Gabungan telah menutup pencarian terhadap I Wayan Saja (56) asal Banjar Bentuyung Sakti, Kelurahan Ubud, Gianyar, Bali.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Tim Gabungan telah menutup pencarian terhadap I Wayan Saja (56) asal Banjar Bentuyung Sakti, Kelurahan Ubud, Gianyar, Bali.
Meski demikian, pihak keluarga dan warga setempat tidak menyerah.
Mereka terus melakukan pencarian, sehingga pada Selasa 14 April 2026 sore, Saja ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Beji, wilayah Tegallantang, Banjar Bentuyung Sakti.
Informasi dihimpun Tribun Bali, Rabu 15 April 2026, penemuan tersebut bermula saat keluarga korban yang dipimpin oleh I Nyoman Bukti bersama warga melakukan pencarian lanjutan.
Baca juga: PENCARIAN Antari 3 Minggu Tanpa Kabar, Gadis Asal Kusamba Dilaporkan Hilang oleh Keluarga
Pencarian di lakukan di kawasan tebing di dekat rumah korban.
Sekitar 500 meter dari rumah korban, mereka menemukan sandal yang diduga milik korban serta mencium bau tidak sedap yang mencurigakan.
Setelah ditelusuri, sumber bau tersebut mengarah ke sungai. Di sana ditemukan sesosok jenazah yang kemudian dikenali sebagai Wayan Saja.
Diduga ia telah meninggal dalam kurun waktu lama. Sebab saat ditemukan, kondisinya telah mengalami pembusukan lanjut.
Baca juga: HILANG Terseret Ombak! Pencarian Agus Dilanjutkan Besok, Hari Pertama Nihil Tak Ada Tanda-tanda
Pasca penemuan tersebut, BPBD Gianyar bersama aparat kepolisian langsung turun ke lokasi.
Saat itu korban ditemukan dalam posisi tengadah, bersandar pada batu di sisi sungai, dengan kedua tangan berada di belakang kepala dan kaki menekuk.
Sebagian tubuh, khususnya kaki, berada di dalam air.
Kondisi jenazah menunjukkan perubahan warna tubuh menjadi biru kecokelatan, pembengkakan, serta bau menyengat.
Baca juga: GAGAL Nanjak! Terjadi Lagi Mobil Terguling & Terbalik di Goa Gong Jimbaran Usai Hilang Kendali
Kulit di bagian wajah dan kepala juga tampak mengelupas, dan beberapa gigi ditemukan dalam kondisi terlepas.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.
“Begitu menerima informasi, kami bersama tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses berjalan cukup hati-hati mengingat kondisi medan dan jenazah,” ujar Kompol Putra Antara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petugas-BPBD-Gianyar-saat-mengevakuasi-jenazah-di-aliran-Sungai-Beji.jpg)