Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Longsor di Bali

Longsor Tutup Jalur Tegallalang–Cebok, Tebing Setinggi 7 Meter Ambrol

Bencana tanah longsor menutup akses jalan penghubung Desa Tegallalang menuju Banjar Cebok, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang

Tayang:
Istimewa
LONGSOR - Proses pembersihan material longsor di jalur penghubung Desa Tegallalang menuju Banjar Cebok, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Jumat 15 Mei 2026 pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Bencana tanah longsor menutup akses jalan penghubung Desa Tegallalang menuju Banjar Cebok, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Jumat 15 Mei 2026 pagi.

Material tanah dan bebatuan sempat menutup seluruh badan jalan di sebelah selatan kawasan K Club sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Longsor diketahui sekitar pukul 05.30 Wita setelah warga melaporkan tebing di sisi timur jalan ambrol dengan ketinggian sekitar 7 meter dan panjang kurang lebih 12 meter.

Baca juga: LONGSOR Tutup Akses Jalan Alternatif Menuju Desa Bebetin, Senderan Jebol Kerugian Ditaksir Rp60 Juta

Akibatnya, jalur utama menuju Banjar Cebok lumpuh total untuk sementara waktu.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Tegallalang bergerak cepat menuju lokasi bersama aparat desa, TRC Kecamatan Tegallalang, Koramil Tegallalang, staf K Club, serta masyarakat setempat untuk melakukan penanganan dan pembersihan material longsor secara gotong-royong mulai pukul 06.30 Wita.

Dalam mempermudah proses pembersihan material, petugas melakukan penutupan sementara akses jalan demi keselamatan pengguna jalan.  

Arus kendaraan dialihkan melalui jalur Tangkup Kedisan guna menghindari kemacetan panjang.

Baca juga: Jalan Penghubung Desa Peken Belayu-Desa Kukuh Kembali Longsor, Tebing Tergerus

Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Wiwin Wirahadi mengatakan, sinergi seluruh pihak membuat proses penanganan berlangsung cepat sehingga akses jalan bisa segera kembali digunakan masyarakat.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung turun ke lokasi bersama instansi terkait dan warga untuk melakukan penanganan. Berkat kerja sama dan gotong royong seluruh pihak, material longsor berhasil dibersihkan dan akses jalan kembali normal,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah perbukitan, mengingat intensitas hujan di wilayah Gianyar masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

"Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut. Proses pembersihan selesai sekitar pukul 09.45 Wita dan situasi di lokasi kembali aman serta lancar. Kami imbau agar masyarakat selalu waspada saat melintas di kawasan bertebing," ujarnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Longsor di Gianyar
 
 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved