Berita Gianyar
Tirta Empul dan Monkey Forest Bali Masih Jadi Magnet Wisatawan, Gianyar Catat 1,22 Juta Kunjungan
Bali Safari and Marine Park, Air Terjun Tegenungan, dan Bali Zoo melengkapi daftar lima besar destinasi favorit wisatawan di Gianyar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor pariwisata Kabupaten Gianyar, Bali, tetap menunjukkan daya tarik yang kuat.
Destinasi-destinasi unggulan masih ramai dikunjungi wisatawan, sementara tren baru berupa wisata berbasis pengalaman (experience tourism) semakin diminati oleh turis mancanegara.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar yang dihimpun Tribun Bali, Kamis 4 Juni 2026, diketahui bahwa hingga akhir Mei 2026 menunjukkan Tirta Empul di Tampaksiring masih menjadi destinasi paling populer dengan 274.364 kunjungan wisatawan.
Di posisi kedua menyusul Monkey Forest Ubud yang mencatat 255.249 kunjungan.
Baca juga: Wisata Bahari Kian Berkembang di Karangasem Bali, BPKAD Awasi Transaksi Diving
Sementara Bali Safari and Marine Park, Air Terjun Tegenungan, dan Bali Zoo melengkapi daftar lima besar destinasi favorit wisatawan di Gianyar.
Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, Wayan Gede Sedana Putra, mengatakan meski jumlah kunjungan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, minat wisatawan untuk datang ke Gianyar tetap tinggi.
Hingga Mei 2026, kata dia, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai 1,22 juta orang.
Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 1,69 juta wisatawan.
Menurut Sedana Putra, kondisi ekonomi dunia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan wisatawan.
“Situasi global berpengaruh terhadap tren perjalanan wisata. Namun sejauh ini tidak ada pembatalan kunjungan dalam jumlah besar, sehingga aktivitas pariwisata masih berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, lanjutnya, Gianyar tetap optimistis mampu mengejar target lima juta kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2026.
Harapan tersebut didukung oleh datangnya musim kunjungan wisatawan mancanegara yang biasanya meningkat menjelang akhir tahun, khususnya wisatawan asal Jepang.
Menariknya, pola perjalanan wisatawan kini mulai bergeser.
Jika sebelumnya wisatawan lebih banyak menghabiskan waktu di objek wisata terkenal, kini mereka semakin tertarik menikmati kehidupan masyarakat lokal melalui konsep wisata pengalaman.
"Kawasan pedesaan di Tampaksiring dan Tegalalang menjadi salah satu tujuan favorit," ujarnya.
Dikatakan bahwa wisatawan memilih menginap di akomodasi milik warga, menyusuri jalur persawahan, bersepeda keliling desa, hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat.
"Fenomena ini menunjukkan bahwa wisatawan tidak lagi hanya mencari lokasi yang indah untuk berfoto, tetapi juga pengalaman autentik yang memberikan kesan mendalam selama berlibur," ujarnya.
Dengan perpaduan destinasi ikonik, kekayaan budaya, dan kehidupan pedesaan yang masih alami, Gianyar terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pariwisata unggulan di Bali yang mampu menawarkan lebih dari sekadar objek wisata. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tirta-Empul-dan-Monkey-Forest-Bali-Masih-Jadi-Magnet-Wisatawan-Gianyar-Catat-122-Juta-Kunjungan.jpg)