Berita Jembrana
Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Diprediksi Meningkat 5 Persen
Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Diprediksi Meningkat 5 Persen
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Peningkatan arus penumpang dan kendaraan dalam periode Angkutan Lebaran 2026 diprediksi mencapai 5 persen. Berbagai persiapan seperti kesiapan armada kapal, skema operasional, serta sosialisasi agar masyarakat mudik lebih awal. Sebab, Idul Fitri tahun ini juga berdekatan dengan Hari Suci Nyepi yang tentunya akan menghentikan operasional kapal.
Menurut Manager Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, total jumlah kapal yang disiagakan selama periode angkutan lebaran (Angleb) 2026 ini sebanyak 55 unit. Jumlah tersebut bakal melayani aktivitas penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk Selat Bali dalam 24 jam penuh.
Didi melanjutkan, jumlah armada yang ada dinilai masih mencukupi untuk mengakomodasi peningkatan penumpang pada musim mudik Lebaran tahun ini. Sehingga, sesuai evaluasi kementerian tersebut belum ada kapal perbantuan besar yang akan dikerahkan.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Sidemen, BPBD: Tidak Ada yang Bisa Diselamatkan
"Untuk pola operasional kapal kita masih sama dengan sebelumnya. Mulai dari pola normal, padat hingga sangat padat. Setiap peningkatan pola jumlah kapal yang beroperasi akan ditambah," jelasnya.
Disinggung mengenai prediksi pergerakan penumpang, Didi mengakui prediksi awal jumlah penumpang dan kendaraan meningkat 5 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara untuk prediksi puncak arus mudik bakal terjadi sebelum Hari Suci Nyepi atau H-4 Idul Fitri mendatang.
"Sementara untuk arus balik mungkin bakal terjadi pada H+5 Idul Fitri," jelasnya.
Baca juga: WNA New Zealand Ditemukan Tewas Di Ubud Bali, Polisi Lakukan Penyelidikan, Diduga Henti Jantung
Dia juga menyampaikan kembali bahwa operasional Pelabuhan Gilimanuk sendiri bakal ditutup mulai Kamis 19 Maret 2026 pukul 05.00 WITA dan dibuka kembali Jumat 20 Maret pukul 06.00 WITA. Praktis untuk pembelian tiket juga ditutup sebelum Hari Nyepi tersebut. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diharapkan bisa lebih awal untuk menghindari kepadatan saat puncak-puncak arus mudik 2026 ini.
"Kapal terakhir yang berangkat ke Ketapang itu Kamis 19 Maret pukul 05.00 WITA dan dibuka keesokan harinya," tandasnya.
| Penyu Lekang Ditemukan Mati di Pesisir Yehembang Bali, Tak Ada Luka, Dikubur di Sekitar Lokasi |
|
|---|
| Residivis Curat Gondol Sepeda Federal Warga Jembrana, Baru Lima Bulan Keluar Penjara |
|
|---|
| Seorang Pedagang Meninggal di Gilimanuk Bali, Diduga Karena Penyakit Jantung |
|
|---|
| Belum Ada Petunjuk Penerapan Bahasa Prancis di Sekolah, Ini Penjelasan Kadisdikpora Jembrana |
|
|---|
| Warga Banyuwangi Meninggal di Gilimanuk, Kondisi Melemah Saat Hendak Naik Kapal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-arus-kedatangan-kendaraan-di-Pos-2-Pelabuhan-Gilimanuk-147.jpg)