Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

60 Kilometer Jalan di Jembrana Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Rp 97,5 Miliar

60 Kilometer Jalan di Jembrana Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Rp 97,5 Miliar

I Made Ardhiangga Ismayana
Kepala Dinas PUPR Jembrana, I Wayan Sudiarta. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sepanjang 60 kilometer ruas jalan di Jembrana diperbaiki tahun 2026 ini. Anggaran perbaikan tersebut disebutkan berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali serta BKK Badung, Denpasar dan Gianyar (Sarbagi) yang mulai dibagikan tahun ini dengan total Rp97,5 Miliar. Jalan yang diperbaiki adalah jalan desa hingga jalan kabupaten.

Menurut data yang berhasil diperoleh dari Dinas PUPR Perhubungan Jembrana, rincian BKK yang diterima Kabupaten Jembrana diantaranya BKK Provinsi Bali sebesar Rp50 Miliar, BKK Kabupaten Badung Rp40 Miliar, Kota Denpasar Rp5 Miliar, serta Kabupaten Gianyar Rp2,5 Miliar. 

"Untuk perbaikan jalan desa dan juga jalan kabupaten. Total anggaran tersebut untuk ruas jalan sepanjang sekitar 60 kilometer," kata Kepala Dinas PUPR Perhubungan Jembrana, I Wayan Sudiarta.

Baca juga: SUNTIKAN Dana BKK 3 Kabupaten Kaya di Bali & Provinsi, 60 Km Jalan di Jembrana Diperbaiki Tahun Ini!

Sudiarta menyebutkan, saat ini proses kontrak dan pengerjaan proyek sudah mulai dilakukan. Diharapkan, suntikan dana dari Pemprov Bali serta tiga Kabupaten lain di Bali bakal bisa memperbaiki jalan yang masih dalam kategori rusak di Gumi Makepung kedepannya. 

"Total ada 28 paket pengerjaan. Juga ada satu paket untuk OP (operasi dan pemeliharaan) yang sumbernya dari APBD," jelasnya.

Baca juga: TEWAS Kecelakaan Mobil Terjun ke Jurang di Karangasem, Gede Edi Tinggalkan Anak yang Masih Balita!

Disingung mengenai perbaikan atau pembangunan jembatan penghubung di Jembrana, Sudiarta mengakui pelaksanaan pembangunan jembatan dari APBD sementara nihil. Pemkab Jembrana sendiri masih menunggu realisasi pembangunan tiga jembatan dari skema Inpres (Instruksi Presiden) yang nantinya dikerjakan oleh pihak Balai. 

"Semoga tiga jembatan yang sebelumnya sudah kita laporkan bisa terealisasikan tahun ini," harapnya. 


Sudiarta juga mengakui, hingga saat ini masih ada sembilan titik yang memerlukan penanganan. Jembatan yang perlu perbaikan maupun pembangunan baru. Beberapa di antaranya berada di wilayah Kecamatan Mendoyo, Jembrana dan juga Melayani


"Masih ada jembatan darurat yang digunakan masyarakat, bahkan ada yang berbahan kayu dan bambu. Ini menjadi pekerjaan rumah kami. Kami harap nantinya bisa melakukan perbaikan baik itu dengan APBD, BKK ataupun Inpres pusat," harapnya.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved