Berita Jembrana
Warga Melaya Jembrana Kembali Temukan Lumba-lumba Terdampar
Seekor mamalia laut kembali ditemukan terdampar di pesisir Pantai Melaya, Jembrana, Senin 27 April 2026 siang.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seekor mamalia laut kembali ditemukan terdampar di pesisir Pantai Melaya, Jembrana, Senin 27 April 2026 siang.
Adalah lumba-lumba disebutkan jenis frasers yang ditemukan warga nelayan setempat dalam kondisi mati. Kini, mamalia laut tersebut telah diambil sampel untuk mengetahui penyebabnya dan telah dikubur tak jauh dari lokasi penemuan.
Menurut informasi yang diperoleh, lumba-lumba jenis frasers ditemukan sekitar pukul 11.00 WITA siang tadi oleh warga setempat.
Setelah identifikasi awal, lumba-lumba tersebut memiliki panjang sekitar dua meter dan berjenis kelamin betina dewasa. Belum diketahui penyebab kematiannya dan masih akan dilakukan penelitian oleh petugas dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI.
Baca juga: SERING Dikeluhkan, Pemkab Gianyar Klaim Kualitas Jalan Ungguli Daerah Lain, 80 Persen Kondisi Mantap
"Tadi siang, (lumba-lumba) ditemukan warga atau nelayan setempat. Mamalia tersebut ditemukan terdampar dalam kondisi mati," jelas Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta saat dikonfirmasi, Senin 27 April 2026.
Dia menyebutkan, setelah ditemukan pihaknya termasuk dari petugas Balai Riset Budidaya Laut juga langsung ke lokasi untuk melakukan identifikasi serta penanganan.
Baca juga: LEDAKAN di Tumpukan Sampah Kagetkan Warga, Ternyata Ada Limbah Kembang Api Saat Dikabar
"Setelah itu, mamalia laut tersebut kita kubur tak jauh dari lokasi ditemukannya," tandasnya.
Terpisah, Petugas Balai Besar Riset Budidaya Laut Dan Penyuluhan Perikanan, KKP RI, I Wayan Ludi Pradnyawanto menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan lumba-lumba tersebut memiliki panjang mencapai dua meter dan berjenis kelamin betina usia dewasa.
"Jadi jenis lumba-lumba yang ditemukan ini adalah freezer dolphin. Mamalia laut ini merupakan betina dewasa. Kami tadi juga mengambil beberapa sampel sirip, dua sirip samping, dua sirip ekor dan juga sirip atas," sebutnya.
"Nantinya sirip ini akan dilakukan riset penelitian guna mengetahui penyebab kematian," tandasnya.
| Perekaman KTP Jemput Bola WBP Rutan Negara, Belum Miliki KTP Elektronik |
|
|---|
| Siswa Tewas Masih Kenakan Seragam di Jalanan Jembrana, Berikut Kronologi Berpulangnya Gusti Ngurah |
|
|---|
| DUGAAN Perilaku Tak Senonoh Guru ke Siswa Tersebar Luas di Jembrana dalam Sebuah Pesan, Kini Dicek! |
|
|---|
| 18 Kasus ODHA Ditemukan di Gilimanuk, Tempat Hiburan Malam Disasar |
|
|---|
| Pesan Tak Senonoh Guru ke Siswa di Jembrana Tersebar Luas, Siswa Sempat Diancam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-penanganan-lumba-lumba-yang-ditemukan-terdampar-di-pesisir-Pantai-Melaya.jpg)