Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ida Bhatara Turun Kabeh

IBTK 2026, Jalur Daya–Pempatan Rusak Berat, Umat Menuju Besakih Diminta Waspada

Umat Hindu yang hendak melakukan persembahyangan ke Pura Besakih dalam rangka IBTK 2026

Istimewa
KERUSAKAN - Kerusakan parah jalan di Jalur Daya–Pempatan, Karangasem, Senin (6/4/2026). 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Umat Hindu yang hendak melakukan persembahyangan ke Pura Besakih dalam rangka IBTK 2026, diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Daya, Desa Ban–Desa Pempatan,.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolsek Kubu, I Nyoman Sukarma, menyusul kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik.

Jalur tersebut selama ini menjadi akses utama warga dari Kecamatan Kubu menuju Besakih, khususnya saat momentum persembahyangan IBTK. 

Baca juga: CATAT! Besakih Tanpa Sampah Plastik, Koster Tegaskan Disiplin Total Demi Kesucian Karya IBTK 2026

Namun, saat ini akses tersebut rusak berat dan sangat membahayakan pengendara.

“Sepanjang jalur Daya banyak terdapat jalan berlubang. Selain itu, bahu jalan di sisi kiri dan kanan juga banyak tergerus akibat hujan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, karakteristik jalan yang didominasi tanjakan dan tikungan tajam turut meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih saat volume kendaraan meningkat menjelang dan selama pelaksanaan IBTK.

Baca juga: SIAPKAN 20 Unit Shuttle Gratis Saat IBTK 2026, Upaya Pengelola Dukung Kelancaran Angkut Pamedek

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas, terutama saat menuju Besakih untuk bersembahyang. Perhatikan kondisi jalan yang berlubang, tanjakan, dan tikungan, karena jalur ini juga rawan kecelakaan,” ungkapnya. 

Untuk diketahui, aparat kepolisian telah melakukan pengaturan lalu lintas, selama pelaksanaan Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih mulai 2 April 2026 sampai 23 April 2026.

Kasat Lantas Polres Karangasem AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra mengatakan, beberapa skema telah disiapkan untuk antisipasi kemacetan di jalur utama menuju ke Pura Besakih.

Misalnya pengaturan kendaraan di areal parkir Pura Besakih, yang membedakan parkir kendaraan berukuran besar dan kecil. 

Misal untuk kendaraan besar seperti bus, diarahkan menuju parkiran Kedungdung. Sedangkan untuk kendaraan kecil, akan diarahkan menuju parkiran manik mas.

Sementara selama berlangsunya upacara,  kendaraan pengangkut galian C dilarang  melalui jalur Desa Muncan, Rendang, Bukit Jambul menuju Kabupaten Klungkung dan sebaliknya. 

Serta dilarang melalui jalur Desa Pempatan, Rendang, Bukit Jambul menuju Kabupaten Klungkung dan sebaliknya.

"Kendaraan pengakut Galian C dialihkan melintas ke jalur Sidemen-Klungkung," ungkap AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra, Jumat (3/4/2026).

Ia mengatakan, di Polres Karangasem mengerahkan 194 personel gabungan untuk pengamanan IBTK 2026. 

Personel dibagi 3 regu untuk berjaga 24 jam, menjamin kelancaran umat saat hendak bersembahyang di Pura Besakih.

"194 personel itu tidak hanya di lantas. Masing-masing punya tanggung jawab, ada tim urai kemacetan, termasuk pergelaran personel di simpang-simpang jalan menuju Pura Besakih," jelas dia. (*)

 

 

Berita lainnya di Pura Besakih

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved