Berita Klungkung
Anggaran Program Pitra Bakti di Klungkung Bali Capai Rp2,4 Miliar
Pada periode 1 Januari hingga 16 April 2025, nominal penghargaan masih Rp1 juta per jiwa.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemerintah Kabupaten Klungkung kini mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,4 miliar dalam APBD 2026 untuk mendukung program Pitra Bakti.
Hal ini lantaran program tersebut dianggap berdampak signifikan, terhadap partisipasi masyarakat dalam mengurus akta kematian anggota keluarganya yang meninggal.
Lonjakan permohonan ini, signifikan sejak nilai santunan kematian dinaikkan menjadi Rp2 juta per jiwa pada 17 April 2025.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedhana, menjelaskan pada APBD Induk 2025 awalnya hanya disiapkan Rp900 juta.
Baca juga: Mendikdasmen Usul Tambah Anggaran Revitalisasi 60 Ribu Sekolah, Singgung Janji Presiden
Namun, anggaran tersebut habis lebih cepat dari perkiraan, tepatnya pada Agustus 2025, sehingga dilakukan penambahan Rp1,5 miliar melalui Perubahan APBD 2025.
“Karena anggaran di induk sudah terserap sebelum akhir tahun, sementara pengurusan Pitra Bakti tetap berjalan, maka kami ajukan penambahan pada perubahan,” ujarnya, Rabu 18 Februari 2026.
Dengan tambahan tersebut, total anggaran Pitra Bakti tahun 2025 mencapai Rp2,4 miliar.
Hingga akhir tahun, realisasinya menyentuh Rp2,265 miliar, menyisakan Rp135 juta.
Pada periode 1 Januari hingga 16 April 2025, nominal penghargaan masih Rp1 juta per jiwa.
Menurutnya, perubahan nilai insentif menjadi Rp2 juta per jiwa berdampak langsung pada meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengurus akta kematian anggota keluarga yang telah meninggal.
Jika sebelumnya pengurusan dokumen lebih banyak didorong kebutuhan administrasi seperti klaim asuransi atau pembagian warisan, kini motivasi masyarakat dinilai lebih luas.
Memasuki 2026, tren tersebut masih berlanjut. Sejak Januari hingga pertengahan Februari, tercatat 242 permohonan Pitra Bakti telah diajukan, dengan 150 di antaranya sudah dicairkan.
Pemerintah daerah berharap tingginya minat masyarakat ini tidak hanya berdampak pada tertib administrasi, tetapi juga meningkatkan akurasi data kependudukan di Kabupaten Klungkung.
"Data yang valid tentu penting untuk mendukung perencanaan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran," ungkapnya. (mit)
Kumpulan Artikel Klungkung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Anggaran-Program-Pitra-Bakti-di-Klungkung-Bali-Capai-Rp24-Miliar.jpg)