Dharma Wacana
Banten Saiban Dihaturkan di 5 Tempat Ini!
Ajaran banten saiban sumber hukumya ada di kitab Manawa Dharma Sastra.
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sugra ida pandita, tyang jagi metaken indik mebanten saiban.
Wenten ane nikaang di lima tempat (di talenan, sampat, tiuk, penyangian, penyatokan).
Wenten sane panca mahabhuta (apah, bayu, teja, akasa, pertiwi) mana yg benar? +6287861216xxx
Jawaban Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda:
Ajaran banten saiban sumber hukumya ada di kitab Manawa Dharma Sastra.
Di sana dijelaskan pada lima tempat penyembelihan.
Bukan berarti penyembelihan secara sekala.
Namun dalam setiap aktivitas yang kita lakukan yang memungkinkan terjadi pembunuhan kecil karena proses memasak.
Ini dosa-dosa kecil, menurut Bhagawadgita fungsinya sebagai penebusan, persembahan dan pengorbanan.
Atau dimana kita merasa tempat itu ada unsur-unsur magis, silahkan saja.
Kalau lima yang dimaksudkan, ya sudah cukup di sana saja. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/banten-saiban_20160328_153143.jpg)