Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

Akhiri Dualisme 2024-2025, Peran Dahlan Dahi Diakui PWI

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyebut figur Dahlan Dahi sebegai pribadi yang Ikhlas, tulus dan telaten mengurai konflik panjang PWI

Tayang:
Istimewa
Dahlan Dahi, Peraih PWI Awards 2026 - Sosok Dahlan Dahi, Peraih PWI Awards 2026, Dikenal Tulus dan Ikhlas, Ini Perjalanan Kariernya 

Begitu dilantik menjadi anggota Dewan Pers, Dahlan coba mencari Solusi konflik panjang di tubuh PWI. Satu kubu adalah Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun, dan  Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah, serta sejumlah kawan-kawan. Kubu lainnya Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Sasongko Tedjo, pengurus PWI hasil Kongres Bandung Zulmansyah Sakedang.

Dahlan bertindak sebagai mediator dalam rapat virtual atau online dengan Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung 2023 Hendry Ch Bangun, dan ketua versi Kongres Luar Biasa Jakarta 2024,  Zulmansyah Sekedang.
 
Dua hari setelah duduk di kursi anggoda Dewan Pers, Dahlan mempertemukan HCB sapaan untuk Hendry Ch Bangun, dan Zul, sapaan Zulmansyah Sekedang, Jumat (16/5/2025) malam. Dua kubu yang berseteru sepakat mengakhiri perpecahan dan menyatukan langkah melalui sebuah Kongres Persatuan PWI yang akan digelar paling lambat 30 Agustus 2025 di Jakarta.

Kongres pun dilaksanakan. Pendek cerita, Hendry maju kontentasi Kembali melawan dengan Ahmad Munir. Ujungnya, Munir terpilih menjadi ketua umum PWI 2025-2030, dan selanjutnya dilakukan konsolidasi yang menampung semua pihak.

Sebagai mana diberitakan sebelumnya, Kongres PWI XXV di Bandung, Jawa Barat, 2023 memilih  Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum PWI periode 2023 - 2028.  Baru satu tahun kepengurusan berjalan, awal 2024, PWI dilanda konflik yang dipicu oleh isu uang cashback atau komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Persoalan ini menimbulkan kekisruhan internal antara Ketua Umum PWI (Hendry Ch Bangun) dan Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo. 

Dewan Kehormatan PWI mencurigai sejumlah orang pengurus harian mengambil uang komisi  yang tidak sepatutnya, dan dianggap melanggar Peraturan Dasar/Peraturan Rumah tangga (PD/PRT) PWI. Sebaliknya, pengurus harian membantah. Lalu terjadi saling klaim, saling gugat secara hukum juga pecat-memacat dari kepengurusan.

Puncak konflik, Sebagian pengurus PWI melaksanakan Kongres Luar Biasa di Jakarta, MInggu 18 Agustus 2024, memilih Zulmansyah Sakedang sebagai Ketua Umum PWI menggantikan Hendry Ch Bangun, dan   Ketua Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo. Kubu Hendry Ch Bangun menolak hasil KLB. 

Melalui proses yang Panjang, Dahlan Dahi mempersatukan PWI Hendry dan Zulmansya dengan menggelar Kngrs Persatuan PWI di Bekasi, 29-31 Agustus 2025.Wartawan senior Kantor Berita Antara, Ahmad Munir kontestasi dengan Hendry Ch Bangun, dan Munir terpilih menjadi Ketua Umum PWI. (*)


Kilas Balik Konflik PWI 2024-2025 


1. Awal Mula Konflik: Dana Bantuan BUMN (Awal 2024)
•    Konflik dipicu oleh isu cashback dan komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Forum Komunikasi Humasa BUMN yang diperuntukkan bagi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
•    Persoalan ini menimbulkan kekisruhan internal antara Ketua Umum PWI (Hendry Ch Bangun) dkk dan Dewan Kehormatan PWI Tedjo Sasongko dkk. 
2. Sanksi Dewan Kehormatan (April 2024) 
•    Dewan Kehormatan PWI menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Hendry Ch Bangun atas persoalan dana tersebut. 
•    Sebaliknya, kubu Hendry memecat Tedjo sebagai Dewan Kehormatan PWI
3. Ketegangan Berlanjut dan Rapat Pleno (Juni - Juli 2024)
•    Konflik sempat mereda setelah Rapat Pleno Diperluas PWI pada akhir Juni 2024 yang menyepakati penerimaan pengunduran diri beberapa pengurus harian.
•    Namun, kekisruhan kembali terjadi menyusul perombakan susunan Dewan Kehormatan dan Pengurus PWI Pusat, yang memicu desakan adanya KLB (Kongres Luar Biasa). 
4. Intervensi Dewan Pers dan Gugatan (Oktober - November 2024)
•    Akibat kekisruhan, Dewan Pers mengambil langkah tegas pada September/Oktober 2024, termasuk tidak memperbolehkan PWI menggelar UKW dan menggembok sementara sekretariat PWI.
•    Hendry Bangun merespons dengan mengajukan gugatan perdata terhadap Dewan Pers dan sejumlah pihak lainnya pada November 2024. 
5. Rekonsiliasi dan Islah (Mei 2025)
•    Dua tokoh sentral dalam konflik, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, akhirnya sepakat untuk islah (damai).
•    Kesepakatan ini dimediasi oleh Dewan Pers Dahlan Dahi dan berfokus pada penyatuan kembali PWI
6. Menuju Kongres Persatuan (Agustus 2025)
•    Sebagai bentuk akhir dari dualisme, disepakati penyelenggaraan "Kongres Persatuan" PWI yang dijadwalkan pada akhir Agustus 2025 di Cikarang.
•    Kongres ini bertujuan untuk menyatukan pengurus, menuntaskan laporan pidana/perdata antaranggota, dan memilih pengurus baru. 
7. Akhmad Munir Terpilih (September 2025)
•    Direktur Utama LKBN ANTARA, Akhmad Munir, terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat untuk periode 2025-2030, menandai berakhirnya era dualisme. 
•    PWI menyelenggarakan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin 9 November 2026.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved