Sponsored Content
Ikuti Retret Lemhannas di Akmil, Ketua DPRD Badung Tekankan Disiplin dan Integritas Pemimpin
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ketua DPRD Badung, I Gusti Agung Gumanti, mengaku memperoleh banyak pembelajaran penting usai mengikuti kegiatan retret kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional di Akademi Militer.
Kegiatan tersebut dinilai memberikan penguatan mendasar terkait karakter dan kualitas kepemimpinan.
Menurut Anom Gumanti, salah satu poin utama yang ditekankan dalam retret tersebut adalah pentingnya disiplin dalam berbagai aspek.
Mulai dari disiplin kerja, disiplin waktu, hingga disiplin dalam menyampaikan pesan dan narasi kepada publik.
Baca juga: DPRD Bali Soroti Angka Stunting Meningkat di Bali, Kusuma Putra: Apakah Ini Paradoks?
"Banyak sekali yang saya dapat, terutama bagaimana membangun disiplin, baik dalam pekerjaan maupun dalam berkomunikasi kepada masyarakat," ujarnya.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mendalam mengenai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semangat persatuan dan kesatuan.
Penguatan nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting bagi para pemimpin di tengah tantangan zaman saat ini.
"Pemahaman terhadap konsensus kebangsaan harus terus ditanamkan, terutama kepada generasi muda yang kini lebih banyak mengakses informasi melalui teknologi digital. Generasi sekarang banyak belajar dari gadget, sehingga sentuhan langsung seperti ini penting untuk memperkuat pemahaman kebangsaan mereka," kata politisi asal Badung ini.
Lebih lanjut, dalam retret tersebut juga disampaikan berbagai arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto terkait kriteria pemimpin yang ideal.
Setidaknya ada tiga hal utama yang harus dimiliki, yakni integritas, profesionalisme, dan jiwa kenegarawanan.
Menurut Anom Gumanti, pemimpin yang berintegritas harus mampu menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab.
Sementara profesionalisme ditunjukkan melalui kedisiplinan dalam bekerja.
Adapun jiwa kenegarawanan tercermin dari kemampuan menyelesaikan persoalan dengan pendekatan kekeluargaan serta menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
"Yang paling penting adalah menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Itu yang ditekankan dalam retret ini," imbuhnya. (*)
Kumpulan Artikel Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ikuti-Retret-Lemhannas-di-Akmil-Ketua-DPRD-Badung-Tekankan-Disiplin-dan-Integritas-Pemimpin.jpg)