Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Soekarno Cup 2025

Duel Sengit Grup A Soekarno Cup 2025, Gol Antawijaya Bawa Banteng Bali Tumbangkan Jateng

Gol tunggal penentu kemenangan dicetak oleh kapten tim, Made Antha Wijaya, melalui titik putih pada menit ke-83.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ady Sucipto
Istimewa
GELAR PERTANDINGAN - Jalannya laga pertandingan Banteng Bali lawan Jawa Tengah, di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (5/12) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Tuan rumah Banteng Bali berhasil mengamankan tiga poin pertama dalam laga pembuka Soekarno Cup 2025 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jawa Tengah di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (5/12). 

Gol tunggal penentu kemenangan dicetak oleh kapten tim, Made Antha Wijaya, melalui titik putih pada menit ke-83.

Disaksikan ribuan penonton di tengah cuaca cerah, pertandingan yang berlangsung selama 90 menit berjalan cukup sengit. 

Tim asuhan Anak Agung Ketut Bramastra, Banteng Bali, mendominasi jalannya laga dan menciptakan banyak peluang.

Namun, pertahanan solid dari Banteng Jawa Tengah yang dilatih oleh Restu Kartiko berhasil menyulitkan tuan rumah untuk membobol gawang mereka.

Baca juga: Prananda Buka Soekarno Cup 2025, Dimeriahkan Kolosal Keagungan Bali Dwipa dan Tari Kanaka Pertiwi

Satu-satunya gol dalam pertandingan ini lahir dari penalti di babak kedua. 

Kapten Banteng Bali, Made Antha Wijaya yang menjadi pencetak gol tunggal mengakui bahwa ia sempat merasa gugup saat mengeksekusi penalti penentu tersebut.

Namun pemain nomor punggung 26 bersyukur gol tersebut berhasil memberikan tiga poin penting di pertandingan pertama.

"Jadi, ya penalti itu kita dapat ya syukur, gol. Jadi, penalti itu saya pertama kali sebenarnya gugup sekali ya, karena situasi dalam pertandingan ini sangat tegang sekali ya. Karena itu penalti yang pertama, apalagi itu penentu," ungkapnya usai laga. 

Sementara pelatih Banteng Bali, Anak Agung Ketut Bramastra, mengapresiasi kerja keras timnya yang telah disiapkan sejak awal bulan. 

Meskipun mendominasi, ia mengakui bahwa hasil satu gol dari penalti menjadi evaluasi bagi tim. Menurutnya Hal itu mengingat beberapa pemain masih berusia 17 tahun

"Yang pertama mungkin kita akan perbaiki segi mental anak-anak," katanya.

"Yang kedua, secara teknik, secara teknis nanti mungkin nanti kami perbaiki. untuk memperbaiki analisa apa yang harus kami perbaiki sehingga mereka di depan gawang lebih tenang untuk melakukan finishing touch," imbuh Gung Bram. 

Baca juga: GRATIS Nonton Soekarno Cup 2025 di Bali, Semangat Gotong Royong dan Pembinaan Sepak Bola Rakyat

Gung Bram juga menyoroti peran penting pemain senior, yang ia sebut sebagai key player untuk membantu mengangkat kualitas tim dan membina para pemain muda.

Banteng Bali selanjutnya akan menghadapi Tapanuli Utara dan Papua Muda di laga berikutnya. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved