Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Soekarno Cup 2025

Final Soekarno Cup Banteng Bali vs Jatim, Belasan Ribu Suporter Diprediksi Penuhi Dipta

Laga ini tak hanya menjanjikan pertarungan taktik, tetapi juga ujian mentalitas di hadapan ribuan pasang mata suporter

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ady Sucipto
Istimewa
JALANNYA LAGA - Tim Bali saat laga melawan Sulawesi Selatan pada perebutan tiket final Soekarno Cup 2025 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (11/12). Bali akan menghadapi Jatim dalam laga final, Sabtu (13/12) di Stadion Dipta, Gianyar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Panggung turnamen sepak bola muda tanah air, Soekarno Cup 2025, bakal mencapai puncaknya pada Sabtu, (13/12). 

Dua tim terbaik, Banteng Bali dan Banteng Jawa Timur (Jatim), siap berduel memperebutkan gelar juara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. 

Laga ini tak hanya menjanjikan pertarungan taktik, tetapi juga ujian mentalitas di hadapan ribuan pasang mata suporter yang ditargetkan dipenuhi belasan ribu penonton. 

Baca juga: Megawati Soekarnoputri akan Hadir di Final Liga Kampung Soekarno Cup 2025, Bali vs Jatim

Pertandingan final ini menyajikan atmosfer suporter yang masif setelah venue sebelumnya di Stadion Ngurah Rai kini di venue lebih megah kandang Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta

Tim Banteng Bali, yang sejauh ini dominan bermain di Lapangan Ngurah Rai, harus segera beradaptasi dengan Stadion Dipta untuk laga final. 

Sementara calon lawan mereka, Banteng Jatim, sudah sempat merasakan rumput Dipta di babak sebelumnya.

Menanggapi kekhawatiran mengenai perbedaan kondisi lapangan dan tekanan suporter yang diperkirakan mencapai 20.000 penonton, Pelatih Banteng Bali Anak Agung Kt Bramastra memberikan respons mengenai hal itu. 

"Baik ya, dari kisi-kisi mungkin daripada kondisi lapangan, mungkin kami informasikan secara umum secara detail daripada kondisi lapangan daripada Dipta," ujar Gung Bram. 

Ia mengindikasikan bahwa timnya sudah melakukan persiapan teknis terkait venue sembari menekankan pentingnya dukungan suporter untuk dijadikan motivasi. 

"Adanya suporter, adanya dukungan dari rekan-rekan dari mungkin dari Banteng Mania, mungkin jadikanlah itu support kedua ya," katanya.

Alih-alih tertekan, atmosfer final harus menjadi pelecut semangat bagi tim Banteng Bali untuk mempertahankan gelar juara yang pernah diraih tahun 2023 lalu. 

"Artinya mereka bermain di kandang sendiri, jadikanlah motivasi yang betul berlipat ganda ya. Setiap match nanti jadikan sebuah semangat, momentum kebangkitan untuk mempertahankan juara," tegasnya.

Baca juga: Buka Peluang Latihan di Luar Negeri, Soekarno Cup Jadi Kesempatan Pemain Muda Potensial

Poin krusial bagi tim tuan rumah adalah aspek psikologis para mayoritas pemain muda bermain di hadapan belasan ribu orang yang bisa menjadi dua sisi, pelecut energi dan tekanan. 

"Yang jelas yang terakhir yang adalah kami siapkanlah mental mereka, yang notabene-nya adalah rekan-rekan dari senior bisa mengangkat mungkin daripada mentalitas adik-adik mereka, mungkin itu," ujar dia.

Datang sebagai tim tamu yang berambisi membawa pulang trofi, Banteng Jatim menyadari betul tantangan atmosfer yang akan mereka hadapi. Diperkirakan 10.000 hingga 15.000 lebih suporter Banteng Bali akan memadati stadion.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved